Diduga Salah Paham, Tiga Anggota Polri di Papua Tewas Tertembak

Metro Merauke – Tiga anggota Polri yang bertugas di Polres Mamberamo Raya, Papua tewas tertembak oleh oknum anggota TNI dari Satuan Tugas Pamrahwan Yonif/755/20/3-Kostrad. Insiden itu terjadi, Minggu pagi (12/04).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat atau Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan kejadian tersebut diduga dilatarbelakangi kesalahpahaman antara kedua pihak.

Selain menyebabkan tiga anggota Polri tewas, insiden itu juga mengakibatkan dua anggota Polri lainnya mengalami luka tembak.

Pernyataan itu dikatakan Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam siaran pers tertulis yang diterima Metro Merauke, Minggu sore (12/04).

Menurutnya, kesalahpahaman antara bebeberapa oknum anggota Polri dan TNI itu terjadi di pertigaan Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya.

“Anggota Polri [yang] meninggal dunia, [yakni] Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias. [Ketiga korban] mengalami luka tembak di leher, dada sebelah kiri, dan paha bagian kiri,” kata Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

Kata Kabid Humas Polda Papua, dua anggota Polri yang mengalami luka tembak, yakni Bripka Alva Titaley tertembak sebanyak satu kali di paha kiri, dan Brigpol Robert Marien mengalami tiga luka tembak di punggung belakang.

Pascakejadian, kelima korban dievakuasi ke Rumah Sakit Kawera Kasonaweja. Korban luka tembak kini mendapatkan perawatan medis secara intensif, sementara korban meninggal dunia akan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura untuk divisum.

“Pangdam Kodam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua sedang membentuk tim gabungan untuk diturunkan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan, dan fakta-fakta kronologis yang sebenarnya. Pascakejadian, situasi di Mamberamo Raya kondusif,” ujarnya. (Arjuna/Redaksi)

Tinggalkan Balasan