081344567070 metromerauke@gmail.com

Ditengah Pandemi Corona, Pemkab Boven Digoel Berhasil Gagalkan Penyelundupan Miras 

penggagalan penyelundupan minuman keras di tanah merah
Metro Merauke- Wakil Bupati Boven Digoel, Papua, H.Chaerul Anwar dibuat geram dengan adanya upaya penyelundupan miras ilegal masuk ke wilayah Boven Digoel.
Selain telah adanya Perda Miras di wilayah itu, pemerintah tengah disibukan dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona, justru dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk memasukan minuman beralkohol.
Beruntung, aparat setempat cepat ‘mengendus’ adanya aksi tersebut. Hingga akhirnya berhasil menggagalkan masuknya 58 karton minuman keras berbagai merk yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah lebih itu ke wilayah Boven Digoel.
Wakil Bupati Boven Digoel, H Chaerul Anwar saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan puluhan karton miras yang akan dimasukan seseorang ke Boven Digoel.
Dijelaskannya, aparat telah mencurigai adanya aktifitas bongkar barang dari truk yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Terbukti, setelah dilakukan penggerebekan di TKP, ditemukan adanya tumpukan minuman keras berbagai merk berada di atas truk.
“Awalnya mendapat info dari Dandim/1711 BVD, Letkol. Candra Kurniawan, bahwa ada truk yang menurunkan barang secara sembunyi-sembunyi, dicurigai miras dan kami langsung menuju TKP jam 20.35 WIT. Hasilnya benar, ada minuman keras sebanyak 58 karton,” terang Wabup Anwar, Jumat (10/4).
Menurut Wabup, pelaku penyelundupan miras, HB, telah berupaya mempermainkan Perda miras yang telah dimiliki Pemkab setempat dengan memasukkan minuman keras ke wilayah Boven Digoel melalui jalur darat.
“Sebelumnya upaya yang sama dilakukan  HB, berusaha memasukkan miras 10 karton dan telah digagalkan Polisi Sektor Jair dan BB telah disita,” terangnya.
Wabup menegaskan, seluruh miras ilegal telah disita dan akan segera dimusnahkan bersama elemen masyarakat. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri