Sisa Dana Pilkada Merauke Rp 20 Miliar Bisa Digunakan Untuk Pencegahan Covid-19

Sekda Merauke, Daniel Pauta saat diwawancarai wartawan | LKF

Metro Merauke – Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta mengatakan, sisa dana pemilihan kepala daerah (Pilkada) Merauke yang belum dicairkan  untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Polres Merauke kurang lebih Rp 20 miliar.

Dana  dimaksud, bisa digunakan untuk kegiatan pemberantasan dan pencegahan corona (covid-19). Namun itu  dapat digunakan jika telah ada petunjuk dari pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Sekda kepada sejumlah wartawan Selasa (31/3). Dikatakan, khusus untuk KPU Merauke, dana yang sudah dicairkan senilai Rp 64 miliar dan masih tersisa sekitar Rp 10 miliar.

Sementara Bawaslu maupun Polres Merauke, pencairan sudah mencapai 50 persen. “Ya, intinya dana dimaksud dapat digunakan setelah adanya keputusan resmi dari pusat,” ungkapnya.

Pemkab Merauke, menurutnya, baru menerima hasil rapat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian maupun KPU dan Bawaslu RI.

“Kalaupun pilkada tetap dilakukan tahun ini dan dana Rp 20 miliar digunakan untuk pencegahan serta pemberantasan covid-19, masih ada ruang di APBD perubahan, dimana bisa ditutupi,” ungkapnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan