Tak Ada Kasus Baru Covid-19 Dua Hari Terakhir, ODP di Papua Capai 2.000

Metro Merauke – Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule menyatakan sejak dua hari terakhir (27-28 Maret) tak ada kasus baru Covid-19 di provinsi paling Timur Indonesia itu. Akan tetapi jumlah orang dalam pemantauan atau ODP meningkat  drastis.

Ia mengatakan ODP di Papua yang pada 27 Maret lalu berjumlah 820 orang, telah mencapai 2.311 pada Sabtu (27/03). Peningkatan jumlah ODP ini terjadi seiring laporan yang diterima pihaknya dari tim yang ada di kabupaten/kota di Papua.

“Kami meminta kepada mereka yang dinyatakan ODP agar segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan masalah kesehatan, agar tim medis dapat secepatnya melakukan penanganan,” kata Silwanus Sumule, Sabtu (28/03).

Menurutnya, hingga kini masih ada tujuh dari 28 kabupaten dan satu kota di Papua yang belum melaporkan perkembangan Covid-19 di wilayahnya. Kabupaten itu, yakni Sarmi, Nduga, Deiyai, Dogiyai, Puncak, Yalimo, dan Intan Jaya.

“Untuk pasien dalam pengawasan atau PDP hingga, Sabtu (28/03), sebanyak 43 orang. Tujuh di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Kondisi ketujuh pasien itu stabil dan ditangani secara intensif di rumah sakit yang ada di Merauke dan Jayapura,” ucapnya.

Kata Silwanus, selain tak ada temuan kasus PDP yang positif Covid-19 sejak 27-28 Maret, empat PDP di Papua juga telah diperbolehkan pulang ke rumah mereka. Dua pasien yang diperbolehkan pulang, yakni dua orang di Kabupaten Biak, Merauke satu dan satu lainnya di Kabupaten Yapen.

“Hingga kini masih ada 39 sampel yang sementara diperiksa di laboratorium. Dibutuhkan waktu enam hingga delapan jam untuk mengetahui hasil setiap sampel darah,” ujarnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan