Pasien Corona Maupun PDP Sebaiknya Tak Dirawat di RSUD Merauke

Hendrikus Hengky Ndiken | LKF

Metro Merauke – Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken menyarankan agar pasien positif corona (covid-19) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) agar tidak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Saran itu disampaikan Hengky yang dihubungi Metro Merauke melalui telpon selulernya Jumat (27/3). Menurutnya, RSUD Merauke adalah tempat pelayanan pasien untuk penyakit lain, entah yang  menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

“Sudah pasti mereka akan datang kesana. Menjadi persoalan adalah ketika pasien datang, pasti ada ketakutan, lantaran ada sejumlah pasien positif corona maupun PDP yang sedang dirawat di dalam. Orang pasti ketakutan jangan sampai ikut terjangkau,” ujarnya.

Lalu, lanjut dia, RSUD Merauke berada dalam tengah kota. Olehnya perlu langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk berpikir agar pasien corona maupun PDP dipindahkan ke tempat lain dipinggiran kota.

“Saya sarankan Puskesmas Rimba Jaya dijadikan sebagai tempat menampung dan merawat pasien corona maupun PDP. Karena disana sudah pasti tak terlalu banyak pengunjung. Lalu berada di pinggiran kota,” ungkapnya.

Menyinggung  kalau peralatan pendukung kurang memadai, Hengky menegaskan, pemerintah mempunyai anggaran besar. Dengan demikian dapat dialokasikan untuk pembelian alat medis guna merawat pasien corona maupun PDP.

“Kan Pemkab Merauke telah menyatakan dengan tiga orang dinyatakan positif, langsung ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Olehnya, berbagai langkah cepat harus diambil dan  dilakukan,” pintanya. (LKF)

Tinggalkan Balasan