Terkendala Transportasi, Pengiriman Metrial TMMD Dilakukan Bertahap

Masyarakat Kampung Epem antusias membantu kelancaran TMMD dengan ikut mengangkat bahan bangunan menuju lokasi sasaran

Metro Merauke – Secara bertahap pengiriman material bangunan kebutuhan TMMD ke-107 dengan target membangun 20 unit rumah warga di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Mappi, Papua, tidak bisa dilalukan sekaligus, melainkan pengangkutannya harus dilakukan secara bertahap.

Menurut Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, pengangkutan bahan bangunan ke lokasi sasaran di Kampung Epem tidak bisa dilakukan dalam satu kali pengiriman bukan tanpa alasan.

“Selain bahannya banyak, untuk menuju ke sana (Kampung Epem) juga harus menggunakan perahu belang dengan menyusuri sungai kecil yang berliku-liku. Mengingat kondisi jarak tempuh itulah, pengiriman material dilakukan bertahap,” kata Dandim, Rabu (18/3).

Seperti yang terlihat pada saat ini, berbagai bahan bangunan seperti kayu, triplek dan batu bata, kembali tiba di Kampung Epem.

Meski begitu, ia memastikan pembagunan 20 unit rumah semi permanen untuk Masyarakat Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi melalui Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke sampai saat ini terus berjalan dengan baik.

”Jadi bahan bangunan yang kita kirim ke sana secara bertahap, tetapi tepat waktu. Sehingga proses pembangunan rumah masyarakat di Kampung Epem terus berjalan lancar,” ujarnya.

Dikatakan Dandim, kendala lain yang dihadapi dalam pendropingan material bangunan, manakala perahu belang sebagai sarana angkutnya tidak bisa sandar di pelabuhan Kampung Epem.

Bila demikian, lanjutnya, sebagai alternatif, personel Satgas TMMD Ke-107 bersama masyarakat Epem harus bahu membahu mengangkat bahan bangunan tersebut sampai ke lokasi sasaran pembangunan.

Pihaknya mengapresiasi semangat kerjasama warga yang antusias dan ikut mendukung kelancaran TMMD ke-107. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan