Waspada Corona, Sekolah Diliburkan Selama 2 Pekan

Suasana pelaksanaan rapat bersama di Kantor Bupati Merauke yang dipimpin langsung Wakil Bupati, Sularso

Metro Merauke – Menyusul adanya dua warga Merauke, Papua ditetapkan sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) covid-19 dan dirawat di RSUD Merauke, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat memutuskan untuk meliburkan sekolah dari jenjang Paud, TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri.

Diliburkannya sekolah akan berlangsung selama 2 pekan. Terhitung Selasa (17/3) hingga 14 hari ke depan.

Dalam surat edaran nomor 005/1152 yang ditandatangai Wakil Bupati Merauke, Sularso menyebutkan, selama masa libur sekolah, warga diminta tidak melakukan perjalanan ke laur daerah. Dan tidak melakukan aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Selain itu, seluruh lembaga pemerintah, TNI/Polri dan seluruh lapisan masyarakat melakukan pembersihan. Kemudian untuk ASN, apabila tidak terlalu penting dan mendesak, untuk sementara waktu menunda perjalanan ke luar daerah/luar negeri.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Thiasony Betaubun, langkah meliburkan sekolah seluruh jenjang pendidikan menjadi keputusan pemerintah, sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

“Corona sudah menjadi masalah dunia. Dan meliburkan sekolah-sekolah sudah menjadi keputusan pemerintah,” ujarnya kepada Metro Merauke yang dihubungi via telepon, Selasa (17/3).

Pihaknya berharap, semasa libur 2 pekan, anak-anak didik sepenuhnya menjadi pengawasan orang tua masing-masing. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan