Selesaikan Permasalahan, PT BIA Bertemu Masyarakat Pemilik Ulayat

Foto bersama usai pertemuan yang juga dihadiri Pemkab Merauke, LSM dan tokoh masyarakat

Metro Merauke – PT Bio Inti Agrindo (BIA) Merauke, Papua belum lama ini mengadakan pertemuan bersama masyarakat pemilik ulayat guna penyelesaian permasalahan berkaitan lahan perkebunan.

Pertemuan dihadiri langsung masyarakat pemilik ulayat marga Basik-Basik Sigaze dan unsur Pemkab Merauke, Asisten II, HBL Tobing, Kepala Dinas DPMPTSP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan instansi lainnya.

Diketahui, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara pihak terkait Rehabilitasi Areal Nilai Konservasi Tinggi (NKT), pada 20 Februari 2020 lalu.

Dalam sambutannya Asisten II, HBL Tobing menyampaikan terimakasih kepada masyarakat, karena dapat menerima kehadiran PT BIA untuk berinvestasi di Merauke hingga kini.

Terkait adanya persoalan akibat pembersihan lahan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) yang merupakan tempat sakral tanah ulayat marga Basik Basik Sigaze, telah menemukan titik temu dan dikembalikan ke tingkat adat.

“Dan telah ada kesepakatan untuk dilakukan rehabilitasi kembali,” ujar Tobing, Kamis (12/3) di areal perkebunan PT BIA  estate A.

Dimana dalam proses rehabilitasi pada tingkat adat, dilakukan ritual adat terlebih dahulu untuk mengembalikan kesakralan tempat tersebut.

PT BIA mengundang instansi pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga tokoh masyarakat dapat hadir langsung untuk menyaksikan proses ritual adat oleh pemilik ulayat marga Basik Basik Sigaze. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan