Gudang Penuh, Bulog Khawatir Serapan Panen Rendeng Terganggu

ilustrasi beras di gudang bulog | Google

Metro Merauke – Hingga saat ini, Bulog Sub Divre Merauke, Papua masih memiliki 15 ribu ton beras yang tersimpan di gudang berkapasitas 13.700 ton. Jumlah tersebut diketahui masih terjadi over kapasitas.

Dengan kapasitas gudang penyimpanan yang terbatas, Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Djabiruddin menyebut, pihaknya bakal mengalami kesulitan dalam penyerapan beras dimusim panen rendengan mendatang, bulan Mei.

“Bulog siap membeli beras, namun kapasitas gudang yang ada pun terbatas,”

ucapnya dihadapan Anggota Komisi IV DPR RI dalam rapat koordinasi bersama mitra, Jumat (6/3).

Kondisi ini, katanya, perlu mendapat perhatian pemerintah, guna dicarikan solusi bersama.

Katanya, agar dapat menyerap kembali beras petani, Bulog berharap adanya pengeluaran 6 ribu ton hingga bulan Mei.

“Bila tidak ada pengeluaran beras dari gudang, bisa dipastikan panen rendeng tidak terserap dan akan tersendat. Karena space gudang yang ada terbatas. Dan kasihan para petani,” katanya.

Djabiruddin mengatakan, sebelumnya pihak legislatif daerah dari Komisi B telah bertemu dengan Kementerian Sosial dan meminta agar program bansos rastra kembali dilanjutkan.

“Dengan program tersebut, setiap bulannya gudang beras bisa kosong dan Bulog berpeluang untuk menyerap beras petani. Ini perlu diperjuangkan, agar progam bansos rasta bisa kembali dilanjutkan,”katanya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan