Joko Nurcahyanto, Kader PKS Siap Maju Calon Wabup Boven Digoel

Joko Nurcahyanto, Anggota DPRD Boven Digoel

Metro Merauke – Geliat pesta demokrasi memuju Pilkada 2020 di Kabupaten Boven Digoel, Papua, mulai terasa. Kandidat yang mulai digadang-gadangkan bakal maju bertarung menjadi bupati dan wakil bupati Boven Digoel kian hangat diperbincangkan.

Salah satu nama yang mulai mencuat adalah Joko Nurcahyanto, anggota DPRD Boven Digoel, Papua dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dihadapan sejumlah awak media, pria kelahiran Merauke, 9 Februari 1984 silam itu, menyampaikan tekadnya untuk maju mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Boven Digoel pada Pilkada tahun ini.

Meski hanya mengantongi 1 kursi di parlemen, nantinya agar dapat melenggang dan mendaftar ke KPU, pihaknya perlu untuk berkoalisi bersama partai politik lainnya.

“Saya berniat maju di Pilkada 2020, berupaya untuk menggandeng lapisan masyarakat, bersama-sama membangun Boven Digoel yang lebih baik lagi,” ujarnya kepada wartawan di Merauke, Kamis (20/2).

Joko mengaku, sebelumnya Alm.Bupati setempat, Benediktus Tambonop sendiri telah meminta untuk berpasangan dengannya pada Pilkada mendatang.

Selepas itu, dirinya kini belum menjatuhkan pilihan akan berdampingan dengan salah satu figur dalam Pilkada.

“Memang belakangan sudah ada beberapa nama calon yang menghubungi dan meminta saya untuk berpasangan. Tapi kami juga perlu memilah untuk menentukan pilihan yang tepat,” bebernya.

Ia menilai, saat ini masih terdapat permasalahan yang kompleks di Boven Digoel. “Butuh peningkatan dan penataan yang lebih baik.”

Sehingga, mantan guru ini menilai, untuk memajukan masyarakat dan daerah Boven Digoel, dibutuhkan figur pemimpin yang tepat sekaligus menjadi harapan masyarakat.

Bila nantinya ia terpilih, dirinya komit untuk memajukan berbagai sektor prioritas. Salah satunya, peningkatan ekonomi masyarakat dengan pengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA).

Boven Digoel sendiri, kata Joko, memiliki potensi yang besar akan sumber daya alamnya. Semisal perkebunan karet. Potensi tersebut dinilai perlu untuk dimajukan dan dioptimalkan demi memajukan dan mensejahterakan masyarakat. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan