081344567070 metromerauke@gmail.com

Pertemuan dengan Kementerian Sosial, Ulukyanan: Sejumlah Point Telah Disepakati Bersama

Pertemuan DPRD Merauke bersama Kementerian Sosial | IST

Metro Merauke – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Dominikus Ulukyanan mengatakan, sejumlah anggota dewan bersama Kepala Dinas Sosial setempat, Yohanes Samkakai telah melakukan pertemuan dengan staf ahli di Kementerian Sosial.

Demikian disampaikan Ulukyanan saat dihubungi melalui ponselnya Rabu (19/2). “Harusnya Pak Menteri Sosial hadir dalam pertemuan. Namun dipanggil Komisi III DPR RI. Sehingga diwakili staf ahli,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, dewan meminta kementerian agar program e-warung (penggunaan kartu) gesek bagi masyarakat untuk mendapatkan sembako berupa beras, telur dan susu  dengan total nilai Rp 110.000 tidak berlaku di kampung-kampung di Kabupaten Merauke.

“Kenapa kami ngotot menolak, karena dalam program tersebut, pengambilan sembako dilakukan di distrik. Coba  dibayangkan, biaya transportasi menyewa speedboat jauh lebih mahal dari bantuan yang disediakan,” ujar dia.

Olehnya, menurut Ulukyanan, sebagai solusinya adalah raskin dihidupkan kembali. “Awalnya tawaran yang kami sampaikan kurang diresponi. Sehingga sempat terjadi silang pendapat. Tetapi pada akhirnya ada titik temunya,” katanya.

Dijelaskan, kementerian juga meminta Pemkab Merauke memperbaiki data base kependudukan, karena menjadi salah satu kabupaten yang tak memperhatikan dengan baik.

“Setelah pulang, kami akan melakukan pertemuan bersama BPS serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke untuk sinkronisasi kembali data kpendudukan,” katanya.

Ditambahkan, dewan telah menyampaikan program e-warung hanya bisa berlaku untuk Distrik Merauke dan Semangga. Sedangkan 18 distrik lain, tetap dengan penyaluran raskin seperti biasa. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri