081344567070 metromerauke@gmail.com

Golkar Papua Jaring Balon Bupati, Ciwe Tampil Bersinar untuk Merauke

Salam 'C' bersama panelis di kantor DPD Golkar Papua, di Jayapura

Metro Merauke – Sebanyak 20 bakal calon Bupati Merauke menyampaikan visi-misi dan strategi setelah mendaftar dalam penjaringan yang dibuka DPD Golkar Kabupaten Merauke.

Berlokasi di DPD Golkar Provinsi Papua, Jalan Percetakan Jayapura Papua, Saturday persatu balon bupati penyampaian visi-misi dan strategi, Sabtu (1/2).

Salah satu calon kandidat yang cukup menyita perhatian adalah, mantan Ketua Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Merauke, Fransiskus Ciwe.

Sebagai sosok anak muda orang asli Papua (OAP) yang otentik, progresif, berani dan visioner, ia dianggap mampu memajukan Merauke 2020-2025. Dikesempatan itu Ciwe tampil gemilang menyampaikan sederet program unggulan untuk memajukan Merauke ke depan.

Dari tiga program unggulannya itu, salah satunya progam Kampung Adat.

“Kampung adat ini tumbuh dari keaslian-keaslian yang ada di kampung. Yang terpenting, bagaimana masyarakat adat itu bisa memproteksi tanahnya dan hutannya untuk kesejahteraan dirinya sendiri serta generasi berikutnya. Bagaimana masyarakat di kampung-kampung lokal bisa mandiri dan tidak tergantung kepada pemerintah,”ungkap Ciwe.

“Saya siap maju dan bertarung dalam Pilbup Merauke 2020 dan telah melamar ke Golkar,” katanya.

Ia mengaku, dipilihnya partai Golkar bukan tanpa alasan. Pasalnya, mempunyai visi-misi yang selaras, fokus pada politik tanpa mahar dan memajukan Merauke tanpa korupsi.

Ketua DPP Pemuda Marind anim ini menambahkan, dirinya juga pernah membongkar kasus korupsi gurita raskin di era kepimpinan Bupati Romanus Mbaraka.

“Sehingga gaji saya ditahan selama 7 bulan dan tidak pernah diterima.”

Diketahui, dari 11 kabupaten yang ikut seleksi di Golkar Provinsi Papua, ada pemandangan yang berbeda. Dimana Kabupaten Merauke yang calon bupatinya merupakan campuran antara orang pendatang dan orang asli Papua di banding kabupaten lain yang, calon bupati seluruhya merupakan orang asli Papua (OAP). (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri