081344567070 metromerauke@gmail.com

Aniaya Guru, Ortu Siswa di Jagebob Diamankan Polisi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasony Betaubun

Metro Merauke – Seorang warga yang notabene sebagai salah satu orang tua siswa SD Inpres Jagebob 2 harus berurusan dengan aparat penegak hukum, lantaran telah menganiaya seorang guru di sekolah tersebut.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka pada bagian wajah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasony Betaubun membenarkan adanya penganiayaan ortu kepada oknum guru, pada 23 Januari lalu.

“Kejadiannya Jumat lalu. Mengetahui kejadian itu kami (Dinas P dan K) langsung ke lapangan mengecek kebenarannya. Pelaku telah diamankan petugas,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (31/1).

Dijelaskan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, aksi pelaku dilatarbelakangi rasa emosi setelah mendapatkan informasi anaknya dipukul sang guru.

“Padahal saat itu guru hanya menegur murid untuk mengikuti apel di lapangan. Namun penyampaian ke orang tua, anaknya dikira dipukul oleh guru. Sehingga memicu keributan,” jelasnya.

Dikatakan Betaubun, pihaknya sangat menyayangkan adanya penganiayaan yang dilakukan oknum ortu siswa terhadap guru di sekolah.

“Harusnya bila ada masalah dilakukan komunikasi yang baik terlebih dahulu dan bukan main hakim sendiri. Ada baiknya juga orang tua perlu memahami peranan guru di sekolah,” tukasnya.

Demi terciptanya proses pendidikan di sekolah yang lebih baik, kejadian semacam itu diharapkan ke depan tidak sampai terjadi kembali.

Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak terkait, Jumat (31/1) berencana untuk duduk bersama guna penyelesaian permasalahan. (Nuryani)

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri