Dimanakah tanggungjawab Pemkab Merauke?

Rumah salah satu warga di Distrik Waan, Kabupaten Merauke | IST

Metro Merauke – Memprihatinkan!! Kata ini pantas untuk menggambarkan  akan kondisi rumah masyarakat di salah satu kampung di Distrik Waan, Kabupaten Merauke yang tak pantas  ditempati.

Terlihat bangunan rumah  dari atap dan dinding daun lontar itu, telah termakan usia. Sehingga anyaman yang ditempel di dinding, mulai berjatuhan. Meski demikian, masih tetap dihuni seperti biasa.

Satu dari sekian banyak rumah yang tidak layak huni ini merupakan  warning bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke  agar  tidak hanya fokus membangun di daerah tertentu.

Minimal kampung-kampung lokal di daerah pedalaman yang sulit dijangkau, harus diberikan perhatian khusus. Karena disana terdapat orang asli Papua yang tinggal sekaligus menghindupi keluarganya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Dominikus Ulukyanan kepada Metro Merauke Jumat (17/1) mengatakan, sesungguhnya potret  perumahan masyarakat seperti demikian.

“Saya yang datang ke sejumlah kampung di Distrik Waan sekaligus melihat langsung. Memang ada sebagian rumah mereka tidak layak  dihuni, lantaran sudah rusak,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Ulukyanan, mereka tetap menempati. Sekaligus bisa melakukan aktivitas sehari hari dengan menjaring maupun berkebun.

“Apa yang saya sampaikan ini adalah fakta. Tidak mengada-ada, karena realitanya seperti demikian,” katanya.

Dikatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan perjalanan ke Jakarta dan membawa sejumlah dokumen mulai dari rumah maupun potensi ikan masyarakat yang dibuang begitu saja atau dikuburkan lantaran tidak adanya pasar.

“Khusus menyangkut potensi ikan masyarakat di Pulau Kimaam, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI telah meresponi. Sebagai tindaklanjutnya pada bulan Maret, timnya akan ke Merauke,” katanya.

Selain itu, kementerian telah menyetujui agar PT Dwi Karya Reksa di Wanam, Distrik Ilwayab bisa dioperasikan kembali. Karena berbagai persoalan telah diselesaikan. (LKF)

Tinggalkan Balasan