081344567070 metromerauke@gmail.com

Di Merauke, 321 Istri Gugat Cerai Suami

Humas Pengadilan Agama Merauke, Nur Muhammad Huri

Metro Merauke – Kantor Pengadilan Agama Merauke, Papua mencatat ada sebanyak 511 perkara perceraian yang ditangani sepanjang tahun 2019. Humas Pengadilan Agama Merauke, Nur Muhammad Huri mengakui, perceraian yang diajukan pihak perempuan memang lebih tinggi dibandingkan gugat cerai yang diajukan pihak laki-laki.

“Angkanya bisa tiga kali lipat.  Dimana cerai gugat yang diajukan pihak istri jumlahnya mencapai 321 perkara, sedangkan yang diajukan suami ada 108 perkara,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/1).

Dikatakan, angka perceraian di Merauke disebabkan berbagai faktor. Semisal faktor perselingkuhan, perselisihan rumah tangga, poligami tidak sehat higga faktor ekonomi yang dituding sebagai pemicunya.

Lebih jauh ia menjelaskan, dari 511 perkara yang ditangani Pengadilan Agama Merauke, 76 perkara diantaranya merupakan perkara sisa atau yang belum diputus pada 2018 lalu serta 435 perkara yang terdaftar 2019.

“Dan di tahun 2019, perkara yang sudah diputus sebanyak 495 perkara dan masih ada sisa 16 perkara. Di tahun itu, PA juga menerbitkan 352 akta cerai,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri