Dua Warga Matara Tewas Dan Satu Kritis Setelah Minum Air Kelapa Campur Spiritus

Kepala Kampung Matara, Ontelewan | LKF

Metro Merauke – Dua warga Kampung Matara, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Ponsus Gebze dan Oktovianus Kaize tewas setelah meneguk air kelapa dicampur spiritus.

Sedangkan dua korban lainnya yakni Yohanes Mahuze serta Alexander berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.  Namun Yohanes masih kritis dan sedang dalam perawatan. Sementara Alexander sudah sehat dan dipulangkan ke rumahnya.

Kepala Kampung Matara, Roberto Ontelewan kepada Metro Merauke di kampungnya Jumat (27/12) membenarkan peristiwa tersebut. “Ya, dua warga saya meninggal dan satunya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan satu lagi sudah kembali ke rumah,” katanya.

Menurut Roberto, keempat warga itu meneguk  air kelapa bercampur spiritus sejak 24 Desember saat umat sedang ke gereja mengikuti misa malam Natal hingga 26 Desember 2019 pagi.

“Pada tanggal 26 Desember, sekitar pukul 11.00 WIT, Oktovianus Kaize meninggal di tempat. Sedangkan tiga korban lain sempat dilarikan ke RSUD Merauke. Hanya saja dalam perjalanan, Ponsus Gebze meninggal sehingga dibawa pulang ke kampung,” katanya.

Dikatakan, keempat korban membeli spiritus di kios pedagang di Kampung Matara. “Saya belum cek berapa botol mereka membeli sekaligus mencampurkan dengan air kelapa,” ujarnya dan menambahkan perbotol dijual Rp 15.000.

Ditambahkan, sesuai rencana kedua korban siang ini dimakamkan setelah bantuan peti jenazah dari Dinas Sosial Kabupaten Merauke dikirim dari kota.

“Terus terang saya juga kaget begitu mengetahui kalau keempat korban mencampuri air kelapa dengan spiritus, sekaligus minum selama kurang lebih dua hari,” katanya.

Kejadian seperti begini, baru pertama kali terjadi. Selama ini tak pernah ada yang mencampurkan air kelapa bersama spiritus untuk diminum. (LKF)

Tinggalkan Balasan