Beras Petani Dari Sejumlah Distrik Didistribusikan ke Boven Digoel

Distribusi beras ke Kabupaten Boven Digoel menggunakan truk | IST

Metro Merauke – Beras petani dari sejumlah distrik seperti Semangga, Tanah Miring dan Kurik didistribusikan ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Untuk tahap pertama pengiriman sudah dilakukan kemarin sebanyak 25 ton.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merauke, Kastaji yang dihubungi melalui telpon selulernya Jumat (20/12). Menurutnya, sesuai rencana kuota seluruhnya yang dikirim 60 ton.

“Memang tahap pertama 25 ton yang diangkut menggunakan lima truk. Sisa 35 ton lain, akan diangkut menggunakan tujuh truk. Saya belum bisa pastikan pendistribusian, karena proses pembelian dari petani melalui gabungan kelompok tani (Gapoktan) masih terus berjalan,” ungkapnya.

Dikatakan penyerapan dilakukan, karena masih banyak beras milik petani  tersimpan di rumah maupun RMU. “Ada salah seorang pengusaha di Semangga atas nama Marlan membeli dari petani. Selanjutnya mengirim ke seorang pengusaha di Tanah Merah,” ungkap dia.

Untuk harga pembelian beras dari petani, jelas dia, Rp 7.600/kg. Lalu dilakukan pengepakan sekaligus distribusi dan dibeli pengusaha di Tanah Merah Rp 8.000/kg. Nantinya pengusaha menjual lagi ke pedagang dengan harga sama. Karena biaya angkut telah disubsidi.

Ditambahkan, pengiriman beras perdana dilepas Asisten I Setda Merauke, Sunarjo. “Apa yang dilakukan ini semata-mata menjawab tingkat kesulitan petani menjual beras. Karena dari data yang dimiliki, bertas petani yang belum dibeli masih sekitar 56.000 ton,” katanya. (***)

Tinggalkan Balasan