Terduga Teroris Diduga Masuk ke Papua Secara Bertahap

Metro Merauke – Sebanyak tujuh terduga teroris yang ditangkap di Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Mabes Polri di wilayah Kabupaten Jayapura, Papua pada 5 dan 6 Desember 2019, diduga sudah berada di Papua sejak beberapa bulan terakhir.

Kepala Kepolisian atau Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan diduga para terduga teroris tersebut masuk ke Papua secara bertahap atau sendiri-sendiri. Tidak berkelompok.

Setibanya di Papua para terduga berbaur dengan warga. Melakukan berbagai pekerjaan seperti warga biasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Mereka inikan kelompok yang lari dari Lampung, Medan. Termonitor mereka melakukan atensi kegiatannya di sini. Ada juga yang runut dengan kelompoknya Umar Thalib di sini. Dompleng, dan itu perlu kita waspadai,” kata Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa (17/12).

Menurutnya, dalam penegakan hukum Densus 88 tidak akan melakukan penangkapan tanpa bukti. Sebelum menangkap para terduga, terlebih dahulu Densus Antiteror melakukan penyelidikan intens. Memantau setiap pergerakan para terduga.

“Siapa pun yang masuk darimana dia, mereka sudah tahu. Densus mencoba membuktikan itu semua. Hasilnya ditangkap atau diamankan beberapa orang,” ujarnya.

Katanya, tujuh terduga teroris yang ditangkap beberapa waktu lalu, telah dibawa ke Mabes Polri pada Senin (16/12). (Arjuna/Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan