Pertamina Jamin Pasokan BBM Jelang Natal dan Tahun Baru, Aman

Kepala Pertamina Merauke, Teddy Manuputy

Metro Merauke – Masyarakat di Merauke, Papua, diminta tidak resah akan ketersediaan stok BBM, terlebih untuk kebutuhan hari raya Natal dan tahun baru.

Pasalnya, pihak Pertamina Merauke telah menjamin ketersediaan stok BBM untuk memenuhi kebutuhan konsumen menjalang Natal dan tahun baru (Nataru) di Merauke dapat terpenuhi dan aman.

Kepala TBBM Pertamina Merauke, Teddy Manuputy dalam rapat dengar pendapat di DPRD Merauke, Selasa (17/12) dengan tegas mengatakan, penyedian stok BBM berbagai jenis akan ia lakukan, demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun dirinya meminta, agar aparat keamanan, pemerintah dan pihak terkait terlibat langsung melakukan pengawasan di lapangan, supaya penyaluran BBM benar-benar tepat sasaran.

“Saya jamin BBM untuk Natal dan tahun baru, aman. Tapi kami minta diawasi, agar BBM subsidi tepat sasaran dan kami pastikan rakyat mendapatkan haknya,” ucapnya.

Ia mengakui, pihaknya sendiri memiliki keterbatasan dalam pengawasan. Sehingga dinilai tepat, dalam rapat dengar pendapat saat ini, disepakati untuk dibentuk satgas yang bertugas melakukan pengawasan penyaluran BBM.

Ia mengatakan, dengan adanya pengawasan yang maksimal dan stok BBM yang cukup, dipastikan fenomena antrean panjang BBM di SPBU Merauke yang sudah beberapa bulan berlangsung ini dapat diurai dan tidak terjadi lagi.

Menyikapi keluhan masyarakat yang dibuat resah akan masalah BBM, DPRD Merauke telah menggelar rapat dengar pendapat yang dihadiri langsung Kepala Pertamina Merauke, Teddy Manuputy, Asisten II Sunarjo serta tokoh masyarakat, Johanes Gluba Gebze.

Rapat dengar pendapat di DPRD bahas BBM

Ketua DPRD Merauke, Benjamin Latumahina mengatakan, hasil dari pertemuan tersebut telah ada penjelasan dari Pertamina sebagai informasi untuk masyarakat luas.

Selanjutnya, lanjut Benny, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi kepada Pemda dan aparat keamanan untuk membantu kontrol pengawasan penyaluran BBM di SPBU maupun sampai ke tingkat distrik.

“Pengawasan sangat penting, karena dari pembahasan bersama tadi, ada indikasi ada oknum yang nakal curi BBM,” katanya.

Ketua Dewan berharap, ke depan, dalam pembagian kouta BBM dari Pertamina hingga sirkulasi penyalurannya harus jelas, sehingga tidak ada peluang bagi oknum nakal bermain BBM.

“Yang utama, agar masyarakat dapat terlayani BBM dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan