KPU Merauke Gelar Sosialisasi PKPU

Pembukaan kegiatan sosialisasi, Senin (16/12)

Metro Merauke – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke, Papua menggelar sosialisasi Peraturan KPU nomor 16 tahun dan Peraturan KPU nomor 18 tahun 2019, pada penyelenggaran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020.

Pelaksanaan sosialisasi PKPU yang dilaksanakan, Senin (16/12), diikuti dari berbagai kalangan, seperti tokoh masyarakat, partai politik hingga pemuda maupun para calon kandidat yang akan maju pada Pilkada 2020.

Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze mengatakan, adanya perubahan PKPU dalam pentahapan Pilkada 2020, meski dinilai perubahan tersebut tidak begitu signifikan.

Terkait hal tersebut, KPU Merauke merasa perlu untuk mensosialisasikannya, agar dapat dipahami seluruh lapisan masyarakat.

Semisal pada pengumuman dan penyerahan dokumen dukungan untuk calon perseorangan.

“Untuk penyerahan dokumen dukungan yang semula dimulai 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020, telah berubah menjadi 19 hingga 23 Februari mendatang, atau hanya berlangsung selama lima hari,” jelasnya.

Kemudian pada pencalonan bupati dan wakil bupati melalui partai politik, lanjut Ketua KPU, sesuai persyaratan dapat melalui jalur kursi.

“Minimal memenuhi 20 persen dari jumlah kursi di DPRD. Di Merauke sendiri ada 30 kursi di DPRD, sehingga dibutuhkan 6 kursi untuk dapat mencalonkan kandidatnya.”

“Ada pula jalur suasa sah, yakni 25 persen akumulasi seluruh jumlah suara sah dari parpol. Catatannya, hanya berlaku bagi partai yang memiliki kursi di DPRD. Sedangkan, parpol yang non seat, tidak bisa mengusung,” jelasnya.

Dalam perubahan PKPU yang diatur pada nomor 18 tahun 2019 pun mengatur mengenai mantan atau terpidana yang akan mencalonkan dan dicalonkan pada Pilkada.

Wakil Bupati Merauke, Sularso menilai, lahirnya PKPU disesuaikan dengan perkembangan politik dan kondisi terkini. “Tujuannya, untuk menyederhanakan proses penyelenggaraan Pemilu,” kata Wabup Sularso.

Sebagai pembina politik, dirinya mengajak semua elemen, baik penyelenggara, pengawas pemilu, partai politik maupun masyarakat, untuk sama-sama berkomitmen, ikut mensukseskan jalannya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Kabupaten Merauke dengan aman dan lancar. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan