BBM Semakin Langka, Para Sopir Rela Antri Semalam Suntuk

Antrian panjang kendaraan di SPBU Jalan Ahmad Yani-Merauke     

Metro Merauke – Rupanya ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam wilayah kota semakin langka. Sehingga para sopir-pun harus rela antri semalam suntuk menunggu giliran pengisian.

Salah seorang sopir yang juga masyarakat dari SP-7, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Hendrikus Sareng kepada Metro Merauke Jumat (13/12) mengaku dirinya bersama rekan-rekan lain sudah antri dari semalam untuk mengisi BBM di SPBU yang beralamat di Jalan Ahmad Yani.

“Kami sudah antri dari semalam Kamis (12/12) pukul 19.00 WIT di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Merauke. Hingga pagi baru sampe di Kantor Golkar sekitar pukul 10.00 WIT,” ungkap Hendrikus.

Dikatakan, mereka tidak bisa datang pagi untuk antri. Karena kalau pagi, otomatis tidak mendapat jatah BBM jenis solar. Karena dari informasi didapatkan, sekitar pukul 12.00 WIT, SPBU telah kehabisan solar.

Diapun mengaku sudah beberapa kali datang antri bersama teman-teman sopir lain. “Ya, mau bilang bagaimana kalau mobil tidak terisi BBM, otomatis aktivitas sehari-hari tak berjalan,” katanya.

Untuk harga BBM jenis solar, menurutnya Rp 5.150/liter. Kalau tangki diisi penuh, pembayaran sekitar Rp 400 ribu lebih.

“Saya baru merasakan kelangkaan BBM tahun ini. Kalau tahun-tahun sebelumnya tidak seperti begini,” tuturnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan