Merauke Urutan Kedua Inflasi Tingkat Nasional dan Sulampua

Kantor Badan Pusat Statistik Merauke, Papua

Metro Merauke – Dari 82 kabupaten dan kota, Indeks harga konsumen (IHK) nasional tercatat, 57 kabupaten/kota mengalami inflasi. Dan 25 kabupaten/kota lainnya mengalami deflasi.

Demikian juga dengan IHK Kabupaten Merauke, pada bulan November 2019, mengalami inflasi 1,21 persen dengan IHK sebesar 138,91.

Tingkat deflasi tersebut, membuat Merauke berada diurutan ke- 2 nasional juga urutan ke dua untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Hal tersebut dipaparkan Kepala Seksi Statistik Distribusi pada Badan Pusat Statistik Merauke, Due Godang B. Sihombing, Senin (2/12).

Pihaknya menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Manado, 3,30 persen.

Dijelaskan, kenaikan harga barang dan jasa di Merauke, disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan, sebesar 3,37 persen.

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,84 persen. “Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,10 persen. Kelompok sandang 0,11 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,52 persen,” jelasnya kepada wartawan, Senin (2/12).

Sedangkan kelompok komoditas yang mengalami penurunan diantaranya, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga -0,02 persen. Dan, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,26 persen.

Dikesempatan yang sama, BPS Merauke juga merilis perkembangan transportasi di daerah pada Oktober tahun ini.

Dijelaskan Godang Sihombing, terjadi penurunan jumlah arus penumpang yang datang ke Merauke menggunakan kapal laut. “Namun untuk angkutan udara mengalami peningkatan,” katanya.

BPS mencatat, penumpang yang berangkat pada Oktober 2019 dengan angkutan laut mencapai 2.507 orang, atau turun 18,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi itu tak jauh berbeda, juga terpantau untuk penumpang angkutan laut yang datang ke Merauke pun menurun, 1.897 orang atau turun 0,21 persen.

“Sedangkan untuk penumpang yang datang menggunakan pesawat, jumlahnya meningkat, sebanyak 14.429 orang atau naik 7,13 persen. Begitu juga untuk yang berangkat mencapai 14.731 orang, atau naik 9,95 persen dibanding bulan September 2019,” jelasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan