Kembali, Stasiun Pompa Air Parako Dipalang, PDAM Lapor Polisi

Nampak stasiun pompa air di Jalan Parako, Merauke kembali dipalang warga yang mengklaim sebagai pemilik ulayat

Metro Merauke – Stasiun pompa air milik PDAM di Jalan Parako, Merauke, Papua kembali dipalang pemilik ulayat.

Direktur PDAM Merauke, Katrina Rapar menyebut, pemalangan yang dilakukan kali ini sudah berlangsung Jumat (22/11) lalu hingga kini. Dan sebagai imbasnya, pensuplaian air PDAM dari jalur tersebut tak bisa terlayani dengan optimal.

Terhadap permasalahan itu, lanjut Rapar, pihaknya sudah melapor ke kepolisian termasuk juga ke Bupati Merauke, Frederikus Gebze.

Baca juga: Stasiun Pompa Air di Jalan Parakomando Dipalang, Pemilik Ulayat Minta Pembayaran Rp 1 Miliar

“Memang sebelumnya sudah ada pertemuan bersama yang dimediasi Kapolres Merauke dan instansi terkait. Kemudian akan dilanjutkan pembahasan pada 15 November 2019. Hanya saja belum dilakukan, sehingga pemalangan kembali dilakukan oleh pemilik tanah,” ujar Katrina Rapar, Senin (25/11).

Dijelaskanya, secara legalitas, tanah yang dibangun stasiun pompa air di Jalan Parako itu telah bersertifikat sejak tahun 1986.

“Sehingga pemerintah sarankan bila ada pihak-pihak yang berkebaratan dapat menempuh jalur hukum, terlebih imbas dari pemalangan telah menghambat pelayanan masyarakat,” katanya.

Ia berharap permasalah tersebut dapat segera terselesaikan dan pelayanan pensuplaian air PDAM bisa normal. (Nuryani)

1 Komentar

Tinggalkan Balasan