081344567070 metromerauke@gmail.com

Tradisi Makan Bersama dan Pelestarian Budaya Lewat Awon Jok

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop bersama warga saat membuka awon jok di halaman kantir DPRD

Metro Merauke – Disetiap daerah di Indonesia, makan bersama memiliki ciri khasnya tersendiri. Utamanya, tradisi makan bersama dihadirkan untuk mempererat rasa persatuan dan jalinan kebersamaan yang penuh kekeluargaan.

Di Kabupaten Boven Digoel, Papua misalnya, tradisi makan bersama itu dikenal ‘Awon Jok’.

Tradisi ini lazimnya dapat dijumpai pada acara syukuran tertentu dan upacara adat. Contohnya, pada saat acara pelantikan anggota DPRD setempat periode 2019-2024. Awon Jok diselenggarakan di halaman kantor DPRD.

Penyajian makanan dalam awon jok yang terdiri dari bahan utama sagu, daging, dan sayur mayur kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Dan tahap akhir ditutup dengan kulit kayu lalu dibakar semalam suntuk. Dalam proses pemasakannya diiringi tari-tarian adat.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop ikut membaur dengan masyarakat dan menikmati awon jok bersama.

Katanya, dibutuhkan keahlian tersendiri dalam pengolahan hingga menghasilkan makanan awon jok yang matang sempurna. “Memang tidak sembarangan dalam pengolahannya. Bila salah saat pembuatannya, bisa saja makanan tersebut  diimasak jadi tak sempurna dan rasanya kurang lezat,” jelasnya.

Sebagai putra daerah Boven Digoel, ia sangat mengharapkan generasi penerus dapat terus mewarisi tradisi daerah agar tetap lestari.

“Tradisi kearifan lokal tersebut sudah seharusnya terus dilestarikan oleh anak cucu,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Satu Pasien Covid-19 Merauke Sembuh, Tersisa Dua Dirawat di RSUD