Kota Jayapura, Mappi dan Yapen Berebut Juara CCR Anak Pesparani I Katolik

Metro Merauke – Regu dari Kabupaten Mappi, Kota Jayapura dan Kabupaten Kepulauan Yapen lolos ke babak final cerdas cermat rohani (CCR) anak dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Katolik tingkat Provinsi Papua.

Regu dari ketiga daerah ini akan tampil pada babak final, setelah berhasil mengumpulkan poin lebih banyak bidandingkan 10 regu kabupaten lain dalam babak semifinal yang berlangsung di Aula Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua di Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Jumat malam (15/11).

Juri I lomba CCR anak dan remaja pada Pesparani I Katolik se-Provinsi Papua, Frans Guna mengatakan babak final  CCR anak akan berlangsung, Sabtu (16/11) pukul 09.00 WIT. Regu yang keluar sebagai pemenang akan langsung diumumkan seusai final CCR anak. Untuk lomba babak penyisihan CCR remaja digelar  pada hari yang sama pukul 15.00 WIT, dan dilanjutkan dengan babak final serta pengumuman pemenang.

“Materi CCR anak berisi  pengetahuan umum terkait liturgi gereja dan hidup  menggereja. Para peserta cukup menguasai pertanyaan- pertanyaan dan jawaban-jawabannya juga bagus,” kata Frans Guna, Jumat (15/11).

Official tim dan penonton diingatkan agar tertib saat babak final berlangsung. Sebelum babak final berlangsung, dewan juri terlebih dahulu akan membacakan tata tertib.

“Jika ada official tim yang tidak puas dan ingin mengajukan protes, sebaiknya disampaikan  kepada panitia pelaksana, dan panitia pelaksana akan menyampaikan kepada kami,” ucapnya.

Katanya, regu yang keluar sebagai juara pertama CCR anak dan remaja nantinya, akan mewakili Papua saat Pesparani nasional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada November 2020.

Peserta dari Mimika Juara Bertutur Kitab Suci

Dalam lomba bertutur kitab suci pada ajang Pesparani I Katolik tingkat Provinsi Papua tahun ini, peserta dari Kabupaten Mimika, Victoria  Israely Farneubun keluar sebagai juara pertama pada babak final di Aula Gereja Kristen Indonesi PNIEL Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Jumat (15/11)

Peringkat kedua, ditempati Theresia Alexandra Claudia Pakpahan dari Kota Jayapura dan juara tiga adalah Vincentia da Lopez dari Kabupaten Dogiyai.

Penanggungjawab lomba bertutur kitab suci Pesparani I Katolik, Yosephine Tiert mengatakan Victoria  Israely Farneubun yang keluar sebagai juara pertama telah berusia 13 tahun. Ketika Pesparani nasional di Kupang November 2020, akan berusia 14 tahun dan sudah di luar kriteria yang ditentukan.

“Kami telah menyampaikan saat technical meeting, jika Pesparani Katolik nasional II di Kupang mendatang, khusus  untuk peserta lomba bertutur kitab suci usianya maksimal 13  tahun,” kata Yosephine Tiert.

Menurutnya, lantaran adanya pembatasan usia untuk peserta lomba bertutur kitab suci saat Pesparani nasional II di Kupang, yang diutus mewakili Papua adalah peserta yang usianya maksimal 13 tahun.

“Panitia pelaksana Pesparani I Katolik tingkat Provinsi Papua dan kontingen kabupaten/kota, yang akan memutuskan bersama,” ujarnya. (Arjuna/Redaksi)

Tinggalkan Balasan