Pelaku Perkosaan dan Penganiayaan Pasutri di Tanah Miring Masih Dibawah Umur?

Ilustrasi | Google

Metro Merauke – Peristiwa penganiayaan dan pemerkosaan yang dialami pasangan suami istri di Distrik Tanah Miring, Senin (4/11) membuat geger.

Lantaran korban pasutri MJ dan M diketahui keduanya telah lanjut usia. Terlebih MJ (70) saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Merauke akibat luka bacok yang dideritanya. Sedangkan M (70) korban pemerkosaan, meski telah pulang ke rumah usai dirawat di Puskesmas, mengaku mengalami trauma mendalam.

Baca juga: Sadis, Kakek Dibacok dan Nenek Diperkosa di Tanah Miring

Aparat bergerak cepat memburu dan berhasil pengungkap pelakunya. Rabu (6/11), BT ditangkap  tanpa perlawanan di tempat pembuatan batu di Kampung Yasamulya.

Kapolsek Tanah Miring, Iptu Harapan Purba mengungkapkan, saat penangkapan pelaku tengah tertidur dan masih dipengaruhi minuman keras.

Pelaku langsung digelandang ke Polsek Tanah Miring untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan petugas terungkap, pelaku nekat melakukan serangkaian tindak kejahatan, penganiayaan kemudian pemerkosaan terhadap pasutri yang telah lansia karena terpengaruh minuman keras.

Ditambahkan, sesuai data kartu keluarga, pelaku diketahui masih berusia dibawah umur. “Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan identitas pelaku, tercatat di KK pelaku kelahiran tahun 2003. Hanya saja, lembar KK tersebut tidak ditandatangani pejabat berwenang,” terang Kapolsek.

Peristiwa penganiayaan dan pemerkosaan terhadap pasutri ini rerjadi Senin pagi (4/11) di Bina Lahan, Distrik Tanah Miring. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan