Pemekaran PPS, Sekda Merauke: Telah Ada ‘Lampu Hijau’ Diberikan

Pertemuan di ruang rapat DPRD Merauke | LKF

Metro Merauke – Bertempat di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, berlangsung pertemuan yang dihadiri para wakil rakyat, juga Sekretaris Daerah (Sekda), Daniel Pauta, Tokoh Masyarakat Papua Selatan, Johanes Gluba Gebze serta utusan Lembaga Masyarakat Adat (LMA)  dan sejumlah tokoh pemuda Marind.

Pertemuan yang berlangsung Senin (4/11), dipimpin ketua sementara, Beny Latgumahina didampingi Marotus Solikah.

Sekda Merauke, Daniel Pauta mengatakan, beberapa waktu lalu telah ada pertemuan antara para bupati di Selatan Papua, sekaligus dilakukan deklarasi bersama.

Khusus berkaitan dengan pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) yang sudah lama diperjuangkan, pada kabinet baru Presiden RI, Joko Widodo, ada lampu hijau diberikan. “Kami telah menyampaikan bahwa usulan pertama sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang pemerintahan daerah,” katanya.

Lalu cakupan untuk provinsi, harus ada lima kabupaten/kota sebagai wilayah bawaan. Saat ini baru empat yakni Merauke, Boven Dogoel, Mappi serta Asmat sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2017.

Namun demikian, menurut Sekda, ada hal lain yang perlu diselesaikan yakni peta wilayah. Karena harus disampaikan ke provinsi induk yakni Provinsi Papua. Sekaligus dijekaskan luasan wilayah yang akan dikemarkan. Karena nanti dikurang luas provinsi induk dengan biaya pemekaran.

Dalam tiga tahun terakhir, Pemkab Merauke telah melakukan pendekatan bersama teman-teman dari Boven Digoel serta Mappi, soal batas wilayah kabupaten. Hanya saja belum dituntaskan sampai sekarang.

Olehnya, perlu pimpinan daerah dari tiga kabupaten duduk sekaligus membicarakan kembali.

“Kita pernah difasilitasi Kemendagri untuk pertemuan, tetapi teman-teman dari dua kabupaten itu tidak hadir. Memang sangat penting diketahui luas Kabupaten Merauke. Sehingga dapat dimekarkan menjadi kota,” katanya.

Jika semua  sudah diurus dan dituntaskan, dipastikan proses administrasi dan lain-lain, akan berjalan cepat. (LKF)

Tinggalkan Balasan