Agus Kogoya: Aspirasi Masyarakat Mesti Saya Perjuangkan  

Metro Merauke – Anggota DPR Papua, Agus Kogoya menyatakan masih banyak aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan IV, yakni Kabupaten Puncak Jaya, Puncak dan Tolikara yang mesti ia perjuangan pada periode keduanya duduk di DPR Papua.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, pada periode pertama di DPR Papua (2014-2019), ia telah berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi konstituennya. Misalnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Akan tetapi belum semua aspirasi tersebut terakomodir dalam program yang dilakukan pemerintah.

Katanya, ada berbagai keluhan masyarakat dari dapilnya yang belum bisa terwujud dalam kebijakan umum pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Ketika saya reses masyarakat menyampaikan banyak kendala. Tapi mekanisme penyusunan APBD hingga kini masih banyak mengabaikan aspirasi rakyat. Semoga ke depan dengan pimpinan DPR Papua yang baru, bisa bijak melihat semua aspirasi yang kami suarakan,” kata Agus Kogoya, Sabtu (02/11).

Agus Kogoya berupaya mengangkat setiap masalah yang disuarakan rakyat kecil. Baginya hanya dengan cara itulah ia dapat membalas kepercayaan masyarakat yang telah memberinya dukungan duduk di DPR Papua periode 2019-2024.

“Terimakasih kepada semua rakyat yang mendukung saya selama ini. Kepada orang tua dan saudara-saudara saya di Puncak, Puncak Jaya dan Tolikara yang kembali mempercayakan saya duduk di DPR Papua,” ujarnya.

PKB dan Tiga Partai Berkoalisi Bentuk Fraksi 

Agus Kogoya yang merupakan politikus PKB menyatakan, partainya yang memperoleh tiga kursi di DPR Papua akan berkoalisi dengan Partai Garuda (satu kursi), Partai Persatuan Pembangunan (satu kursi), dan Partai Keadilan Sejahtera (satu kursi), untuk membentuk satu fraksi sendiri, yang merupakan fraksi gabungan partai politik di DPR Papua.

“Kami sedang berkomunikasi dengan tiga partai ini. Ketiga partai ini sudah pasti bergabung dengan kami, sudah ada pembicaraan, dengan kami. PKS pembicaraannya sudah di tingkat pimpinan,” ucap Agus Kogoya.

Terkait nama fraksi gabungan antara PKB, PPP, PKS, dan Partai Garuda serta siapa pimpinan fraksi nantinya, kata Agus Kogoya, akan dibicarakan pihaknya secara internal.

“Kalau nama fraksi dan siapa unsur pimpinannya, meski kami musyawarahkan. Tidak bisa diputuskan sepihak,” katanya. (Arjuna/Redaksi).

 

 

 

Tinggalkan Balasan