Masa Kepengurusan DPD II KNPI Merauke Telah Berakhir

Metro Merauke – Masa kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II KNPI Kabupaten Merauke yang ‘dinahkodai’ Hendrikus Mahuze telah berakhir. Sehingga dibentuk carateker untuk mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan pelaksanaan musyawarah daerah (musda) nanti.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Carateker DPD II KNPI Kabupaten Merauke, Jacob Wally kepada sejumlah wartawan Senin (28/10). Dikatakan, Carateker Ketua DPD II KNPI Merauke sesuai SK DPD I KNPI Papua adalah Benyamin Gurik.

Saat ini ketua masih ada urusan di Jayapura. Sehingga ia ditugaskan untuk kesini terlebih dahulu. “Memang kepengurusan Pak Hendrik Mahuze sudah berakhir tiga tahun. Bahkan telah memasuki tahun ke empat,” ujarnya.

Oleh karena sudah molor hingga setahun, menurutnya, dilakukan pleno di DPD I untuk menurunkan carateker disini. “Saya juga telah bertemu  Bupati Merauke, Frederikus Gebze sekaligus membicarakannya,” ujar dia.

Lalu, katanya, bupati mendorong segera dilaksanakan rapat pimpinan (rapim) serta musda. “Saya juga telah meminta Pak Hendrik Mahuze mempersiapkan panitia lokal. Sekaligus dilakukan rapim serta musda dalam waktu dekat,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya segera melakukan coffe morning bersama OKP maupun para ketua KNPI distrik. “Kita duduk bersama untuk membicarakan kapan dilakukan musda,” katanya lagi.

Menyangkut dualisme kepemimpinan KNPI antara Hendrik Mahuze bersama Esau Hombore, Wally mengaku telah melakukan komunikasi bersama mereka. Tinggal saja dilakukan pertemuan kembali agar dapat digelar rapim serta musda.

“Ya, intinya dilakukan rekonsiliasi terlebih dahulu. Setelah itu baru ada pembicaraan persiapan rapim maupun musda,” ungkapnya.

Ditambahkan, dengan hadirnya carateker dari DPD I KNPI Provinsi Papua, semua inventaris KNPI Merauke mulai dari gedung dan lain-lain akan diambil.

“Komunikasi bersama Pak Hendrik Mahuze telah dilakukan dan rencananya hari ini inventaris diserahkan kepada kami sebagai carateker,” katanya. (LKF)

Tinggalkan Balasan