Ketua DPRD Minta Warga Merauke Tak Terprovokasi Rusuh Manokwari

Metro Merauke – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Merauke, Fransiskus X. Sirfefa mengimbau masyarakat Bumi Anim Ha, tak terprovokasi insiden rusuh di Manokwari, Papua Barat dan unjuk rasa ribuan demonstran di Jayapura, pasca peristiwa persekusi terhadap mahasiswa asal Papua di Kota Malang dan Surabaya, Jawa Timur serta Kota Semarang, Jawa Tengah pada 15-18 Agustus 2019.

Sirfefa mengatakan, sebagai istana damai, keharmonisan selama ini, mesti terus dipertahankan. “Saya menyerukan agar mengawal Merauke sebagai daerah damai, keluarga besar yang terus bergandeng tangan membangun bangsa,” ujarnya kepada Metro Merauke, Senin (19/8).

Ia meminta warga Merauke untuk menahan diri dan tak terpancing seperti terjadi siang ini di Manokwari, Papua Barat juga demo akbar di Jayapura. “Jangan kita digiring pada hal-hal yang dapat berujung pada retaknya hubungan baik selama ini,” sambungnya.

Sirfefa mendorong publik Merauke, turut bersama menjaga keamanan daerah, menghindari berbagai upaya memecah belah kesatuan persatuan serta melaporkan ke pihak berwajib bila ada gerakan negatif merusak keselarasan. “Saya memantau apa yang terjadi di kabupaten lain, kita berdoa agar tidak timbul korban dan berharap penanganan cepat dari kepolisian,” tukasnya.

Atas seluruh informasi beredar di media sosial, Sirfefa kembali mengajak warga Merauke menyaring semua pernyataan atau laporan yang bisa mempengaruhi runtuhnya rasa nasionalisme. “Kita satu bangsa, satu bahasa, kita serahkan pada aparat penegak hukum saja,” sebutnya.

Sebelumnya, persekusi, rasisme, intimidasi dan penyerangan terhadap mahasiswa asal Papua, membuat Gubernur Lukas Enembe bersikap.

Gubernur Papua mengeluarkan lima pernyataan sebagai respon insiden di tiga kota yang bertepatan dengan suasana peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74.

Dalam releasenya, Lukas Enembe menyatakan empati dan prihatin atas perlakuan terhadap orang Papua. Insiden itu berakibat penangkapan dan pengosongan Asrama Mahasiswa Papua di Kota Surabaya oleh aparat keamanan.

Siang ini, aksi anarkis massa di Manokwari telah melumpuhkan seisi kota. Sejumlah rumah bangunan dirusak dan dibakar oleh pengunjuk rasa. (redaksi)

Tinggalkan Balasan