081344567070 metromerauke@gmail.com

Pandemi Covid-19, Anggota DPR Papua Bantu Bapok ke 15 Asrama Mahasiswa

Metro Merauke – Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan kabupaten di wilayah adat Saireri, Boy Markus Dawir menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok atau bapok ke-15 asrama mahasiswa/mahasiswi dari wilayah adat Saireri yang ada di Kota Jayapura pada Sabtu (28/03).

Pemberian bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok para mahasiswa selama karantina wilayah diberlakukan di Papua, 14 hari ke depan sebagai upaya mencegah meluasnya pandemi Covid-19 di Papua.

Dalam penyerahan bantuan kebutuhan pokok itu, Boy Markus Dawir ditemani rekannya di DPR Papua, Nason Utty.

Boy Markus Dawir mengatakan, asrama mahasiswa yang menerima bantuan di antaranya, asrama mahasiswa/mahasiswi dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Biak Numfor.

“Data asrama mahasiswa dari wilayah adat Saireri yang ada di Kota Jayapura sebanyak 19. Akan tetapi yang kami datangi untuk pemberian bantuan, adalah 15 asrama mahasiswa yang aktif dan berpenghuni,” kata Boy Markus Dawir, Minggu (29/03).

Ia berharap, bantuan itu dapat dipergunakan penghuni asrama penerima bantuan, memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari selama sebulan ke depan.

Boy juga berpesan kepada para penghuni asrama agar dapat mematuhi aturan karantina wilayah yang telah ditetapkan pemerintah, selama 14 hari ke depan. Para mahasiswa/mahasiswi diminta tidak melakukan aktivitas di luar asrama, karena karantina wilayah bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua.

“Karantina wilayah di Papua kan hanya 14 hari. Setelah itu akan dievaluasi. Jika kasus Covid-19 di Papua berkurang, akses akan dibuka kembali. Namun jika jumlah kasus meningkat kemungkinan karantina wilayah di Papua diperpanjang,” ujarnya.

Kata Boy, ia juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen terkait adanya keluhan penghuni asrama mengenai pembayaran tagihan wifi di asrama, listrik dan air bersih di asrama-asrama mahasiswa.

“Saya berharap anggota DPR Papua lainnya dari wilayah adat Seireri bisa bersatu membantu adik-adik mahasiswa dan mahasiswa ini,” ucapnya.

Katanya, jika misalnya bantuan yang ia berikan dapat mengcover kebutuhan mahasiswa/mahasiswi selama satu bulan, dan empat anggota DPR Papua lainnya dari wilayah adat Sereri bisa mengcover untuk satu bulan berikutnya, berarti para mahasiswa/mahasiswi dapat bertahan hingga lima bulan ke depan.

“Apalagi jika masa karantina wilayah di Papua diperpanjang,” katanya. (Arjuna/Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Satu Pasien Covid-19 Merauke Sembuh, Tersisa Dua Dirawat di RSUD