081344567070 metromerauke@gmail.com

Kebijakan Lockdown Kapal Pelni di Asmat, PT Pelni Menunggu Keputusan Pusat

Ilustrasi kapal pelni di pelabuhan | Google

Metro Merauke – Menyikapi adanya permintaan Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua untuk menutup akses masuk maupun ke luar kapal penumpang PT Pelni di Pelabuhan Agats, Asmat, pihak PT Pelni Merauke mengaku masih harus menunggu keputusan dari Dirjen Perhubungan Laut, terkait rute pelayaran.

“Mengenai adanya permintaan Pemkab Asmat untuk lockdown kapal Pelni, kita masih menunggu keputusan dari pusat. Dan harus ada kajian dan butuh proses,” ujar Kepala PT Pelni Merauke, Bambang Sigit kepada Metro Merauke via phone selular, Senin (23/3).

Terlebih, lanjutnya, saat ini KM Tatamailau dalam pelayarannya tengah membawa penumpang dan barang dengan tujuan pelabuhan Agats.

“Kami sudah komunikasikan dengan petugas di Asmat. Saat ini KM Tatamailau sedang dalam perjalanan dari Timika menuju pelabuhan Agats membawa barang dan penumpang,” jelasnya.

Pihaknya sendiri sejauh ini belum membuka loket penjualan tiket kapal tujuan Asmat hingga ada keputusan dari pusat. “Mudah-mudahan besok sudah ada keputusan, apakah setelah tiba di Merauke KM Tatamailau akan kembali melayani rute Agats atau tidak.”

Saat ini PT Pelni Merauke hanya mengoperasikan KM Tatamailau, sedangkan KM Lauser dan KM Sirimau dalam masa doking.

Diketahui, Pemkab Asmat telah menyurat ke Dirjen Perhubungan Laut, guna meminta sementara waktu kapal-kapal yang dilelola PT Pelni agar tidak masuk dan sandar di pelabuhan Agats.

Langkah tersebut diambil Pemkab Asmat dengan pertimbangan sebagai upaya pencegahan covid 19, virus corona di daerah tersebut. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Puluhan Masyarakat ‘Geruduk’ Kantor Lurah Karang Indah