Ketua Umum PKB Tandatangani Pakta Integritas Utamakan Calon Bukan Mantan Terpidana Korupsi

Ketua Umum PKB Tandatangani Pakta Integritas Utamakan Calon Bukan Mantan Terpidana Korupsi

Bacabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT saat menunjukan Pakta Integritas di Kantor DPP PKB di Jakarta, Jumat (13/3)

Metro Merauke – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), A. Muhaimin Iskandar menerbitkan pakta integritas yang ditandatanganinya bersama M. Hasanuddin Wahid (Sekretaris Jenderal), Model B.1.2-KWK Parpol sebagai syarat mengusung Bacabup-Bacawabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT – H. Riduwan, S.Sos, M.Pd, dalam Pilkada Merauke tahun 2020, di Jakarta, Jumat (13/3).

Pakta Integritas yang juga diterima Metro Merauke, Jumat (13/3) berisikan penegasan mengenai bakal calon bupati dan wakil bupati Merauke tahun 2020 yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk tidak melakukan tindak korupsi, kolusi dan nepotisme atau pelanggaran hukum.

Bagian lain dalam Pakta Integritas itu menyebutkan, dalam proses seleksi terhadap pasangan Bacabup-Bacawabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT – H. Riduwan, S.Sos, M.Pd, PKB melakukannya secara terbuka dan demokratis sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan atau peraturan internal Partai Politik dengan mengutamakan bakal pasangan calon bukan merupakan mantan terpidana korupsi.

“Demikian pakta integritas ini dibuat dengan sesungguhnya sebagai bukti pemenuhan persyaratan pencalonan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati sesuai dengan yang berlaku dan dibuat dalam satu rangkap asli guna dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,” tulisnya.

Surat dimakud dikeluarkan di Jakarta 13 Maret 2020 dan ditandatangani A. Muhaimin Iskandar (ketua umum) dan M. Hasanuddin Wahid (Sekretaris Jenderal). (LKF)

Kirim Komentar