081344567070 metromerauke@gmail.com

Sejumlah Remaja Ditangkap Karena Memakai dan Jual Ganja

Foto istimewa

Metro Merauke – Aparat kepolisian Polres Boven Digoel, Papua menangkap 6 orang pemakai dan 2 pengedar ganja.

Dari 8 pelaku tersebut, beberapa diantaranya remaja dan masih dibawah umur. Mereka ditangkap aparat di beberapa tempat berbeda.

Kapolres Boven Digoel, AKPB Syamsurijal membenenarkan adanya penangkapan pelaku pengedar dan pemakai narkoba jenis ganja di wilayah hukum Polres Boven Digoel sektor Mandobo, Kamis (27/2).

Kapolsek Mandobo, Ipda Makmur menerangkan, kronologis penangkapan berawal dari adanya laporan warga terkait temuan barang bukti kendaraan motor curian.

Setelah ditindaklanjuti, petugas yang menuju TKP berhasil  mengamankan satu sepeda motor tanpa TNKB, selanjutnya motor tersebut diamankan di Polsek terdekat.

“Petugas mendatangi rumah yang diduga pelaku curanmor di Jalan Bosowa lama, namun pelaku tidak berada di rumah. Kemudian pencarian dilanjutkan ke Jalan Ampera dan berhasil mengamankan 3 orang  FK (28) , PM (23), dan FA (23),” terang Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, ditemukan barang bukti 14 paket ganja siap jual dan 1 buah handphone serta pelaku curanmor yang sebelumnya telah dilakukan penyelidikan.

Dari penangkapan sebelummnya dilakukan pengembangan. Polisi kembali meringkus 3 orang pemakai dan 1 orang pengedar sabu. Masing-masing RA (20), EG (19), CS (15), dan RT (20).

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita 7 paket ganja yang dibawa RA (20) di dalam tas serta uang Rp. 65.000. Tak hanya itu, di dalam tas noken milik EG (19) didapati 53 paket ganja dan 1 alat hisap milik CS (15) bersama RT (20).

“Dalam pengembangan kasus selanjutnya, polisi kembali mengamankan 1 orang NB (17) di penginapan sekitar patung Bung Hatta Jalan Bandara beserta barang bukti 1 buah HP yang berisi rekaman vidio tengah pesta ganja bersama 6 rekannya,” bebernya.

Dengan adanya pengungkapan kasus tersebut, masyarakat, utamanya para orang tua untuk lebih mengawasi anak–anaknya dalam bergaul sehari-hari.

“Bila mendapatkan informasi untuk dapat melaporkan ke aparat. Semua lapisan masyarakat berperan untuk menangani permasalahan ini,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Satu Pasien Covid-19 Merauke Sembuh, Tersisa Dua Dirawat di RSUD