081344567070 metromerauke@gmail.com

Cegah Malaria, Satgas Yonif 406/CK Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Nampak warga Kampung Kanggewod, Distrik Waropko tengah antre untuk diambil sampel darahnya oleh petugas

Metro Merauke – Kesibukan Satgas Yonif 406/CK tidak sekedar melakukan pengamanan perbatasan RI-PNG.

Merasa peduli dengan kesehatan masyarakat di perbatasan, Satgas juga mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi warga di Kampung Kanggewod, Distrik Waropko, Boven Digoel, Papua, Kamis (13/2).

Personel Satgas Pamtas Yonif 406/CK, dipimpin Kopda Furry BE beserta 4 orang anggota melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan, pemeriksaan penyakit malaria.

Dikatakan Furry, di daerah tersebut diketahui endemik malaria. Sehingga butuh kewaspadaan dan pencegahan dini terhadap penyakit yang satu ini.

“Kondisi alam Papua dengan cuaca yang mudah berubah-ubah, merupakan daerah dengan endemik malaria yang sangat tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah melalui Dinas Kesehatan Boven Digoel dalam pencegahan penyakit malaria. Termasuk di Kampung Kanggewod, merupakan daerah dengan kategori rawan terhadap malaria,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan penyakit malaria, Satgas Pamtas Yonif 406/CK membantu Puskesmas Distrik Waropko melaksanakan kegiatan pembentukan dan pemantapan kader malaria di Kampung Kanggewod.

Kemudian juga melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan warga masyarakat yang terindikasi terkena malaria. Lalu pengambilan sampel darah untuk mendeteksi gejala malaria, hingga penyuluhan hidup sehat untuk mencegah penyakit malaria.

Kepala Kampung Kanggewod, Johanes Yanem mengatakan, sudah cukup lama warganya terbebas dari malaria. “Tapi belakangan ini gejala penyakit malaria sudah mulai muncul lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Waropko, Herkulanus S mengatakan, pemeriksaan penyakit malaria dilaksanakan setelah mendapatkan laporan dari warga adanya gejala malaria di kampung tersebut.

Pemeriksaan malaria dengan cara pengambilan sampel darah 60 warga. Hasilnya, 56 orang negatif dan 4 orang positif terindikasi malaria. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri