Kepala Kampung Nasem Dipolisikan Warganya Terkait Dana Kampung

Kepala Kampung Nasem Dipolisikan Warganya Terkait Dana Kampung

Nampak sejumlah warga Kampung Nasem saat mendatangi dan membuat laporan ke SPKT Polres Merauke

Metro Merauke – Sejumlah warga dari Kampung Nasem, Distrik Merauke, Papua, Senin sore (10/2) mendatangi SPKT Polres setempat.

Kedatangan warga tidak lain untuk melaporkan Kepala Kampung Nasem, berinisial EM ke kepolisian atas dugaan menyalahgunaan anggaran dana kampung.

Salah satu warga, Karel S Mahuze kepada wartawan mengatakan, banyak persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan dan pemanfaatan ADK di kampung tersebut.

Semisal tidak terbayarkannya honor bagi aparatur kampung yang tidak sesuai ketentuan.

“Pembangunan di kampung tidak memuaskan masyarakat. Karena bangunan fisik di kampung tidak ada,” ucapnya.

Masalah lain, sambungnya, soal pembangunan 2 tugu perbatasan antara Kampung Nasem-Bokem dan Nasem-Kuler pun tidak terealisasi sedangkan dalam laporan pertanggungjawaban fisik telah dikerjakan.

Menurut warga, Kepala Kampung EM pun diketahui tidak menetap tinggal di kampung. “Kepala kampung juga ada jual inventaris kampung, salah satunya mesin disel kampung.”

Sementara itu B. Samkakai, juga warga Kampung Nasem menambahkan, alokasi dana kampung Nasem setiap tahunnya diketahui cukup besar, mencapai Rp2,7 Miliar.

Sehingga warga sangat menyayangkan bila selama ini pemanfaatannya tidak dilakukan dengan optimal untuk memajukan kampung yang memilikk 300 an lebih Kepala Keluarga, 4 RT, dan 1 RW.

Atas dasar itulah, warga setempat memutuskan untuk melaporkan Kepala Kampung mereka sendiri ke Polisi, supaya yang bersangkutan dapat mempertanggungjawabkan penggunaan ADK selama ini.

“Kami merasa, masyarakat punya hak melaporkan masalah ini kepolisian, supaya Kepala Kampung EM dapat menjelaskan kinerja kampung. Dan masalah ini terlebih dahulu sudah warga laporkan ke Distrik Merauke,” tuturnya.

Kapolres Merauke, AKBP A.Ary Purwanto saat dikonfirmasi terkait laporan warga terhadap Kepala Kampung Nasem atas dugaan penyalahgunaan dana kampung, mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan kebenaran laporan tersebut. (Nuryani)

Kirim Komentar