081344567070 metromerauke@gmail.com

Ketika Nasib Kadis Kependudukan dan Capil Merauke Menggantung

Kadis Kependudukan dan Capil Merauke, Paino | LKF

Metro Merauke – Rupanya setelah ikut dilantik Bupati Merauke, Frederikus Gebze pada Desember 2019 silam, nasib Paino, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke hingga kini menggantung. Karena belum mendapatkan ‘restu’ dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Saat ditemui sejumlah wartawan di salah satu hotel Selasa (21/1), Paino mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 76  Tahun 2015 dijelaskan,  pengangkatan dan pemberhentian administrator kependudukan dalam lingkup kepala dinas catatan sipil, bupati harus  mengusulkan nama-nama terlebih dahulu ke Kemendagri.

“Ada tiga nama yang perlu diusulkan. Setelah kementerian menyetujui satu nama, baru dikelurkan surat keputusan (SK). Dengan dasar SK dimaksud, bupati melantik pejabat Kepala Dinas Kependudukan dan Capil Merauke,” ungkapnya.

Ditanya apakah dirinya dilantik dulu baru usulan tiga nama dikirim ke Kemendagri, Paino mengaku kurang mengetahui. “Memang saya sudah ke Kemendagri setelah dilantik. Namun jawaban dari kementerian kalau SK nama yang diusulkan belum keluar,” ujarnya.

“Betul bahwa sampai sekarang rekomendasi belum turun untuk dijadikan sebagai dasar hukumnya,” kata dia.

Dengan demikian, lanjut Paino, ia tidak bisa menandatangani dokumen di Dinas Kependudukan dan Capil Merauke seperti e-KTP, akte kelahiran, kartu keluarga  dan lain-lain.

Dijelaskan, agar tidak terjadi kekosongan, kementerian memberi petunjuk agar dokumen kependudukan tetap ditandatangani Marthen Gana. Karena sampai sekarang, bersangkutan masih sah sebagai Kadis Kependudukan dan Capil Merauke, meskipun kini  telah menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Merauke.

“Betul bahwa status saya masih menggantung, lantaran belum adanya rekomendasi dari Kemendagri,” katanya.

Ditambahkan, sesuai aturan, SK Mendagri turun baru pelantikan kepala Disdukcapil Merauke dilakukan. Maksimal satu bulan sebelum itu. “Ya, saya menunggu saja sambil meminta petunjuk lebih lanjut dari Pak Bupati Merauke,” ungkapnya pasrah. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Satu Pasien Covid-19 Merauke Sembuh, Tersisa Dua Dirawat di RSUD