081344567070 metromerauke@gmail.com

Dua Ribu Personel Gabungan Disiagakan Amankan Nataru di Papua

Metro Merauke – Sebanyak 2.025 personel gabungan TNI/Polri, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya atau DLLAJ dan beberapa instansi terkait lain disiagakan mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Papua.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan personel gabungan ini disiagakan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Papua yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

Jumlah dua ribuan personel gabungan tersebut dinilai cukup untuk melakukan pengamanan selama Natal dan Tahun Baru.

“Sembari itu nanti kita lihat situasinya apakah memang dia landai atau bagaimana, kan berkaitan dengan beberapa kejadian yang kemarin di Supaga (Kabupaten Intan Jaya) misalkan dan di (Kabupaten) Yahukimo. Itu kan kita lihat perkembangannya. Kalau dia landai-landai saja, ya tidak akan ada tambahan kekuatan,” kata Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kamis (19/12).

Menurutnya, beberapa potensi gangguan keamanan yang mesti diwaspadai di Papua pada masa perayaan Natal dan Tahun Baru di antaranya, kericuhan yang  diakibatkan pengaruh minuman beralkohol, pengaruh narkoba, pencurian dan pemalakan.

Kata Kapolda Papua, jika potensi gangguan keamanan ini tak diatisipasi dan menyebabkan perselisihan antara satu atau dua warga, dapat memunculkan potensi kerusuhan lebih luas. Melibatkan kelompok warga dalam jumlah besar.

“Ini sebenarnya potensi kriminalitas biasa, konvensional. Akan tetapi tetap kami antisipasi,” ujarnya.

Selain itu, Polda Papua dan jajarannya juga mengantisipasi penggunaan kembang api dan mercon pada masa perayaan Nataru.

“Ini juga kami coba mengatasinya. Kalau kembang api mungkin boleh ya tapi dalam skala kecil. Tapi dalam bentuk besar kan dilarang. Begitu juga dengan mercon,” ucapnya. (Arjuna/Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Satu Pasien Covid-19 Merauke Sembuh, Tersisa Dua Dirawat di RSUD