Investor China Dilibatkan Bangun Hydropower Berkapasitas 23 Ribu Megawatt di Papua

Investor China Dilibatkan Bangun Hydropower Berkapasitas 23 Ribu Megawatt di Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe

Metro Merauke – Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan investor asal China akan membangun hydropower berkapasitas 23 ribu megawatt di Papua. Pembangkit listrik tenaga air itu akan dibangun di Kabupaten Mamberamo Raya.

Menurutnya, belum lama ini ia bersama Pangdam XVII Cenderawasih, Kapolda Papua dan perwakilan DPR Papua diajak Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia dan jajarannya berkunjung ke Shanghai, Wenzhou, dan Tongxiang di Provinsi Zhejiang, China.

Kata Lukas Enembe, awalnya ia menolak ketika Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan kapala BKPM mengundangnya untuk berangkat ke China. Penolakan itu didasari pengalaman selama ini. Pemprov Papua beberapa kali ditipu investor.

Akan tetapi Luhut meyakinkan Lukas Enembe jika investor asal China serius berinvestasi di Papua, seperti yang dilakukan di Morowali, Sulawesi Barat.

Di Wenzhou, Gubernur Papua dan rombongan bertemu manajemen Huafon Group dan Tsingshan Group Xiang Guangda.

“Kalau Mamberamo mau dibangun, itu 23 ribu megawatt. Terbesar di dunia kalau hydropowernya dibangun. Jadi, saya pikir ini pabrik terbesar di Cina jadi diharap dia bisa masuk bangun memberamo,” kata Lukas Enembe, Selasa (10/12).

Kata gubernur Papua, kehadiran hydropower di Kabupaten Mamberamo Raya akan mengubah wajah wilayah itu. Akan ada kota baru di daerah tersebut dilengkapi fasilitas pelabuhan dan bandar udara bertaraf internasional.

Pembangunan hydropower juga diyakini dapat akan menyerap 100 ribu lebih tenaga kerja, sehingg dapat mengurangi angka pengangguran di Papua.

“Misalnya pembangunan yang mereka lakukan di Morowali, menyerap 65 ribu tenaga kerja. Mereka tertampung semua. Perusahaan ini memang merupakan pabrik batrei (litium) terbesar di China,” ujarnya. (Arjuna/Redaksi)

 

Kirim Komentar

Metro Merauke
Kirim WhatsApp