081344567070 metromerauke@gmail.com

Resmi Dilantik, Sambutan Perdana Ketua DPRD Soroti 4 Permasalahan Penting

Ketua PN Merauke, Orpa Marthina saat mengambil sumpah dan janji unsur pimpinan DPRD Merauke, Periode 2019-2024

Metro Merauke – Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Merauke, Papua resmi dilantik, Sabtu (23/11).

Ketua DPRD Dijabat Benjamin Izaac R Latumahina dari Partai NasDem, Wakil Ketua I, Hj Almarotus Solikah dari Partai Kebangkitan Bangsa dan Wakil Ketua II, Dominikus Ulukyanan dari Partai Golkar.

Benjamin Latumahina atau akrab disapa Beny, usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji, dalam sambutan perdananya mengatakan, sejumlah agenda dewan usai pelantikan ini akan segera membahas RAPBD 2020 bersama Pemda Merauke.

Disamping itu, kata Beny, ada beberapa hal yang juga perlu disikapi dengan cepat dan butuh langkah solutifnya.

“Pertama masalah beras. Belakangan ini masyarakat petani menjerit mengeluhkan produksi melimpah tapi belum terserap optimal. Dari dewan sudah beberapa kali melakukan rapat dengar pendapat, namun belum juga dapat mengurai permasalahan yang dihadapi petani,” katanya.

Tak hanya itu, belum lagi soal kelangkaan BBM jenis solar dan premium. Juga mengenai pemekaran Provinsi Papua Selatan dan soal kursi afirmasi juga menjadi penting untuk segera ditindaklanjuti.

“Sekiranya pemekaran PPS didukung segenap komponen masyarakat, maka perlu dilakukan langkah kongrit seperti pembentukan tim untuk melengkapi persyaratannya. Dan dirasa perlu aksi atau gerakan yang mendukung PPS, sebagai lembaga politik perwakilan rakyat kami siap memberikan dukungan politik,” ucapnya.

“Sedangkan untuk kursi afirmasi yang diperjuangkan tua-tua adat Malind, sebagai tanggung jawab moril, kami akan memperjuangkan ke pemerintah pusat bersama-sama perwakilan masyarakat adat. Semoga perjuangan mulia ini mendapat respon positif dari pemerintah pusat.”

Diakhir sambutannya, Ketua DPRD mengajak legislatif dan eksekutif untuk intropeksi dalam tugas dan pengabdian masing-masing.

“Saya mengajak semua untuk fokus, tulus memprioritaskan pembangunan untuk orang asli Papua melalui alokasi dana yang proporsional, guna meminimalisir adanya kesenjangan,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Polda Papua: Tidak Benar KKB Merampas Ribuan Amunisi TNI/Polri