Serikat Buruh Orang Asli Papua Siapkan Juru Runding 

Serikat Buruh Orang Asli Papua Siapkan Juru Runding 

Ketua DPP FSBDSOAP, Kope Wenda (kanan) dan Sekjen FSBDSOAP, Klemens Samberbori

Metro Merauke – Setelah setahun terbentuk, serikat Buruh Demokrasi Seluruh Orang Asli Papua (FSBDSOAP) kini menyiapkan adanya juru runding yakni, untuk membangun komunikasi dan kosultasi antara pemangku kepentingan tripatrit yang melibatkan serikat pekerja, pengusaha dan pemerintah.

Pernyataan itu dikatakan Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) FSBDSOAP, Kope Wenda saat perayaan HUT ke-FSBDSOAP, 19 November 2019, di sekretariat sementara Jalan Ifar Gunung, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kope Wenda mengatakan, kehadiran FSBDSOAP untuk memberikan perlindungan kepada pekerja asli Papua dalam mendapatkan hak-haknya. Katanya, selama ini pekerja asli Papua.

“Selain itu, serikat pekerja orang asli Papua ini hadir mendukung visi misi gubenur Papua yakni, Papua Bangkit Mandiri, sejahtera yang Berkeadilan. Kami menddorong itu,” kata Kope Wenda.

Menurut Kope Wenda, pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk memperkuat posisi organisasi.

“Nantinya kader itu dipersiapkan dengan baik, sehingga memberikan suasana baru dalam pembelaan hak-hak buruh. Dalam dewan tripartit tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota juga bisa berkontribusi,” ujarnya.

Pengurus FSBDSOAP dan para anggota 14 Kursi DPR Papua

Selain menyiapkan juru runding untuk menghadirkan forum Lembaga Kerjasama Tripatri (LKST), FSBDSOAP juga menyiapkan Dewan Pengupahan dan Peradilan untuk mengadvokasi masalah-masalah yang dihadapi pekerja asli Papua nantinya.

Sekjen DPP FSBDSOAP, Klemens Samberbori mengatakan pada perayaan HUT ke-1 kali ini, pihaknya juga memberikan Surat Keputusan (SK) kepada sebanyak 10 pengurus DPD. Sementara 19 pengurus DPD FSBDSOAP lainnya tidak dapat hadir karena faktor sulitnya akses transportasi.

“Kebanyakan yang tidak dapat hadir dari wilayah adata Lapago, Meepago, Saireri sebagian. Kalau dari Mamta Tabi hanya DPD Sarmi yang tidak hadir,” kata Klemens.

Menurutnya, kini pihaknya terus berupaya mempersiapkan berbagai keperluan karena ada 33 program yang akan disampaikan pihaknya saat Rapat Kerja (Raker) pada Januari 2020.

“Kami akan jabarkan program kerja itu. Misalnya pelatihan security, perhotelan, dan perbengkelan. Kami sedang menggenjot agar program ini bisa diakomodir saat raker nanti,” ujarnya.

Pengurus DPD diharapkan dapat melibatkan anggotanya untuk melibatkan ambil bagian dalam berbagai pelatihan yang dilakukan di Balai Latihan BLK Provinsi Papua.

Perayaan HUT ke- 1 FSBDSOAP dihadiri para anggota DPR Papua dari kursi pengangkatan perwakilan lima wilayah adat yakni, Jhon Gobai, Yonas Nusy, John Wilil, Timotius Wakur, Piter Kwano, Yotam Bilasi, Eben Gebze, Arnold Walilo, Frits Tobo Wakasu, dan Yohanis Runsombre. (Arjuna/Redaksi)

 

 

 

Kirim Komentar

Metro Merauke
Kirim WhatsApp