Hengky Ndiken: Sasi di Bandara Mopah Telah Dibuka

Hengky Ndiken: Sasi di Bandara Mopah Telah Dibuka

Masyarakat pemilik ulayat mencabut sasi di Bandara Mopah | IST

Metro Merauke –  Perwakilan masyarakat dari tiga kampung yakni  Spadem, Kayakai serta Yobar, Hendrikus Hengky Ndiken mengungkapkan, sasi adat yang dipasang di pintu masuk bangunan  Bandara Mopah baru telah dibuka.

Demikian disampaikan Hengky melalui telpon selulernya Minggu (10/11). “Memang paginya sasi dipasang, malam hari baru dibuka sekitar pukul 19.00 WIT,” ujarnya.

Dia mengaku, dirinya  bersama Haji Waros Gebze tidak mengetahui kalau paginya masyarakat dari tiga kampung menduduki area bandara baru, sekaligus memasang sasi. Karena dirinya sedang ada urusan di Distrik Sota.

“Begitu pulang baru saya mengetahui kalau sudah dilakukan pemalangan dengan memasang janur. Saya langsung melakukan koordinasi bersama masyarakat tiga kampung, sehingga malamnya  dibuka,” ujarnya.

Dikatakan, telah ada pertemuan bersama Bupati Merauke, Frederikus Gebze dan nantinya ada kompensasi berupa dana disiapkan pemerintah yang akan digunakan mengurus administrasi, diantaranya pengukuran 60 hektar lahan di area bandara, sidang peradilan adat dan lain-lain.

Untuk besarnya dana, Hengky tak menyebutkan. Tetapi jelasnya diluar tuntutan ganti rugi senilai Rp 800 miliar yang diminta masyarakat dari tiga kampung itu. (LKF)

Kirim Komentar

Metro Merauke
Kirim WhatsApp