BPJS Kesehatan Cabang Merauke Gencar Sosialisasikan Penyesuaian Iuran

BPJS Kesehatan Cabang Merauke dalam kegiatan Media Gathering, Kamis (31/10)

Metro Merauke – BPJS Kesehatan Cabang Merauke mulai gencar melakukan sosialisasi terkait penyesuaian iuran. Lewat sosialisasi, diharapkan adanya perubahan besaran iuran dapat diketahui peserta.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha mengungkapkan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden RI, nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah diteken Presiden Joko Widodo. Perubahan besaran iuran akan berlaku pada 1 Januari 2020.

Untuk itu, kata Erfan, pihaknya merasa perlu untuk mensosialisasikan aturan tersebut di wilayah kerjanya secara optimal.

Katanya, BPJS Kesehatan akan menggandeng mitra dan instansi lainnya dalam mendukung kegiatan sosialisasi, salah satunya telah dilakukan lewat Media Gathering, Kamis (31/10).

“Ada banyak hal yang perlu diketahui peserta. Dengan sosialisasi, perubahan terkait informasi penyesuaian iuran bisa diketahui masyarakat dengan baik,”kata Erfan kepada wartawan.

Ditambahkan, ketentuan penyesuaian iuran dalam Perpres tersebut, pada dasarnya pemerintah masih mendapatkan andil sebagai pembayar iuran terbesar. Dimana 73,63 persen dari total besaran penyesuaian iuran akan ditanggung pemerintah melalui peserta PBI APBN.

“Kontribusi pemerintah sangat membantu peserta mandiri, sehingga penyesuaian iuran peserta mandiri tidak sebesar seharusnya.” jelasnya.

Dia menyebut, dari 221 juta peserta JKN KIS, hampir separuhnya dibiayai pemerintah. Atau 96,8 juta penduduk tidak mampu yang iuran JKN KISnya ditanggung negara lewat APBN dan 37,3 juta penduduk yang ditanggung oleh APBD. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan