Sebanyak 13 Orang Dijadikan Tersangka Kerusuhan Wamena 

Sebanyak 13 Orang Dijadikan Tersangka Kerusuhan Wamena 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal

Metro Merauke – Penyidik Polisi Resor atau Polres Jayawijaya menetapkan sebanyak 13 orang sebagai tersangka dalam demonstrasi rusuh di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada 23 September 2019.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, beberapa dari para tersangka masih berstatus pelajar.

“Kini sebanyak 10 di antaranya telah ditahan di Polres Jayawijaya dan tiga lainnya masuk Daftar Pencarian Orang atau DPO,” kata Kombes Pol A.M. Kamal dalam keterangan persnya, Senin (7/10/2019).

Inisial para tersangka yang telah ditahan  dan masih dalam pengejaran polisi atau DPO, yakni DM (19 tahun), RW (18 tahun), AO (16 tahun), RA (16 tahun), AK (19 tahun), DJ (32 tahun), YP (22 tahun), ES (27 tahun), MT (27 tahun), SK (40 tahun), YA (DPO), B (DPO), dan MH (DPO).

Katanya, selain menahan sebanyak 10 tersangka, penyidik juga telah mengumpulkan sejunlah barang bukti demonstrasi rusuh di Wamena, yakni sebanyak 34 batu (diduga digunakan melakukan pengrusakan), sebanyak 22 motor dan satu mobil yang dibakar, juga rekaman video terkait peristiwa tersebut.

“Tersangka yang berstatus pelajar ini ada yang ikut-ikutan saat mereka melakukan pengrusakan dan pembakaran. Sementara tersangka yang berstatus DPO, diduga mereka yang menghasut,” ujarnya.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka dalam kasus rusuh Wamana, karena hingga kini penyidik masih melakukan pengembangan dan memintai keterangan sejumlah saksi. (Arjuna/Redaksi)