Tak Terima Digantikan Yan Mandenas, Steven Abraham Tempuh Jalur Hukum

Tak Terima Digantikan Yan Mandenas, Steven Abraham Tempuh Jalur Hukum

Ketua DPC Partai Gerindra Merauke, Papua, Steven Abraham

Metro Merauke – Ketua DPC Partai Gerindra Merauke, Papua, Steven Abraham yang juga Anggota DPR RI mengaku kecewa dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra karena telah memberhentikannya dari partai.

Baginya, yang lebih mencengangkan, posisinya pun diganti dengan caleg lainnya, Yan P Mandenas yang meraih suara terbanyak kedua pada Pemilu 2019 kemudian ditetapkan KPU RI menjadi anggota DPR RI terpilih.

Kepada Metro Merauke, Steven Abraham yang akrab disapa Ayau, mengaku tidak mengetahui pasti alasan dirinya diberhentikan dari partai yang telah dinaunginya sejak 2010 lalu.

“Sama sekali kita tidak tahu alasan pemberhentian. Dan tiba-tiba diberhentikan tanpa alasan,” ucapnya, Sabtu (21/9).

Untuk itu, lanjutnya, ia akan meminta klarifikasi atas pemberhentiannya sebagai kader partai.

Tidak hanya itu, Steven Abraham juga mengaku akan menempuh langkah hukum, melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Dalam surat keputusan KPU nomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 tertanggal 16 September 2019, tentang Perubahan atas keputusan KPU nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019, tentang penetapan calon terpilih anggota DPR dalam Pemilu 2019, Steven Abraham, calon terpilih Daerah Pemilihan Papua telah digantikan Yan Permenas Mandenas.

“Saya tidak sendiri, ada beberapa kader lainnya yang juga digantikan namanya. Masing-masing akan menempuh jalur hukum.”

Dengan adanya gugatan, pihaknya meminta KPU tidak melakukan pelantikan anggota DPR RI sampai penyelesaian permasalahan tersebut.

“Saya juga berharap masyarakat di daerah pemilihan Papua untuk dapat bersabar. Jalur hukum ini sebagai langkah terakhir yang harus ditempuh dan diharapkan dapat membawa hasil yang lebih baik,” tukasnya. (Nuryani)