Dimanakah Keadilan Sosial Bagi OAP?

Dimanakah Keadilan Sosial Bagi OAP?

Ketua Komite SMPN/SMA Plus Satap Senayu, Selestinus Gewo | IST

Metro Merauke – Minimnya fasilitas pendidikan mulai dari bangunan maupun sarana lain di SMPN /SMAN Plus Satu Atap (Satap) Senayu di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke yang tak cepat diresponi pemerintah setempat, membuat komite ikut angkat bicara.

Adalah Selestinus Gewo, Ketua Komite SMPN/SMA Plus Satap Senayu. Kepada Metro Merauke melalui telpon seluler Selasa (10/9), Selestinus mengatakan, dari waktu ke waktu, pihaknya bersama kepala sekolah  bersuara meminta perhatian pemerintah membangun sekolah serta pengadaan fasilitas pendukung lain.

Hanya saja, menurutnya, hingga kini tak kunjung direalisasi. Padahal anak-anak yang sekolah di SMPN maupun SMAN Satap Senayu adalah orang asli Papua.

“Sebagai ketua komite dan orang asli Papua, saya harus angkat bicara. Karena kerinduan masyarakat setempat termasuk anak didik agar fasilitas pendidikan diperhatikan, tak kunjung direalisasikan. Dimanakah tanggungjawab Pemkab Merauke,” katanya.

Dikatakan, pendidikan sangat penting. Olehnya apa yang disuarakan orang asli Papua, harus didengar dan ditindaklanjuti pemerintah. Karena dengan kehadiran dua lembaga pendidikan di Kampung Senayu, anak-anak asli Papua bisa sekolah dengan baik.

“Kami orang asli Papua juga ingin bersaing dengan non Papua melalui pendidikan. Olehnya, berbagai fasilitas pendukung, harus dibenahi,” pintanya.

“Kenapa kami tak diperhatikan. Dimanakah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Memang saya tidak sekolah. Tetapi anak-anak wajib hukumnya harus didorong sekolah hingga perguruan tinggi. Sehingga mereka  bisa bersaing dengan pendatang,” tegasnya. (LKF)