Bangunan Tak Ada, Dua Tahun Garasi Motor Dijadikan Ruang Belajar

Bangunan Tak Ada, Dua Tahun Garasi Motor Dijadikan Ruang Belajar

Bangunan Sekolah SMA Satap Senayu, Kabupaten Merauke | IST

Metro Merauke – Kepala Sekolah SMAN Plus Satap 4 Senayu-Merauke, Nikson T Notanubun mengungkapkan, kurang lebih dua tahun, garasi motor para guru, terpaksa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi siswa-siswi kelas III.

Hal itu disampaikan Notanubun yang dihubungi melalui telpon selulernya Jumat (6/9). “Ya, hampir dua tahun garasi motor digunakan untuk proses belajar mengajar. Namun setelah itu digunakan ruangan kepala sekolah,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, akan dibangun satu ruang  kegiatan  belajar (RKB) bagi  siswa-siswi kelas III. “Kami mendapatkan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Sehingga disepakati bersama untuk membangun satu RKB,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya telah dibangun dua RBK untuk siswa-siswi kelas I dan II. Itupun atas sumbangan sukarela dari para guru. Mereka menyisihkan uang dari kantong sakunya, sehingga dua unit RBK dapat dirampungkan.

“Memang  sekolah tersebut berstatus satu atap (satap), karena selain SMA, juga SMP. Hanya sayangnya, bukan hanya satu kepala sekolah, tetapi sudah dua orang. Sementara aturannya, hanya satu kepsek yang mestinya menahkodai sekolah satap itu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selain kondisi bangunan sekolah minim, juga tenaga guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) hanya empat orang, termasuk kepala sekolah. Sementara guru honorer lebih banyak yakni 14 orang. (LKF)

  1. Masa Masi ada tempat Belajar kaya begini di Merauke Tuhan Yesus e…. Bru kepala dinas pendidikan Buat apa sampai lupa kalau ada sekolah yang belum di bangun di pesisir Kota Merauke.

    Balas