Maju Pilkada Merauke, Romanus Mbaraka Disambut Sorak Sorai Ribuan Warga dan Bunyi Tifa

Maju Pilkada Merauke, Romanus Mbaraka Disambut Sorak Sorai Ribuan Warga dan Bunyi Tifa

Seribuan masyarakat dari Suku Yeinan ketika sedang mendengar arahan Mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka | LKF

Metro Merauke – Dihadapan kurang lebih 1000-an masyarakat Suku Yeinan dari enam kampung di Distrik Elikobel yang menghadiri ritual adat di Kampung Kweel, Distrik Elikobel, Romanus Mbaraka menyatakan sikap akan maju dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 mendatang.

Dari pantauan Metro Merauke Jumat (30/8), begitu mendengar Romanus menyatakan sikap demikian, dengan spontan seribuan warga disitu langsung bertepuk tangan dan meneriakan dukungannya serta membunyikan tifa.

“Saya ingin menyampaikan secara resmi di forum adat ini bahwa tahun depan, saya akan ikut bertarung dalam Pilkada Merauke,” ungkapnya.

Dikatakan, sikap pasti dan jelas dinyatakan itu, karena banyak orang datang menangis kepadanya, lantaran  hidup mereka sangat susah dalam lima tahun terakhir.

“Dulu ketika masih menjabat sebagai Bupati Merauke periode 2011-2015, jalan-jalan menuju perbatasan termasuk di Kampung Kweel diaspal. Begitu juga akses telekomunikasi dibangun, sehingga masyarakat dapat berkomunikasi dengan siapa saja,” ujarnya.

Olehnya, lanjut Romanus, ia meminta dukungan dan doa dari masyarakat untuk maju. “Saya janji kita akan perbaiki hidup ketika sudah memimpin,” katanya.

Romanus juga meminta kepada orang Yeinan harus bersekolah. “Dulu saya kirim anak-anak sekolah di luar negeri, namun sudah pulang. Karena tak ada uang lagi,” tegasnya.

Ditegaskan, alasan mendorong anak-anak untuk sekolah, agar kedepan orang Yeinan dan anak-anak Marind bisa bersaing. Hanya dengan sekolah, akan bisa memperbaiki kehidupan.

“Waktu masih di Kimaam, saya menyampaikan kepada bapak saya bahwa boleh mencari buaya serta mendayung perahu. Ketika saya sekolah dan berhasil, harus dengan speedboat dan itu dapat dibuktikan sekarang,” ungkapnya. (LKF)