Kontak Senjata dengan Aparat Keamanan, Satu KKB Tewas

Kontak Senjata dengan Aparat Keamanan, Satu KKB Tewas

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal

Metro Merauke – Kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KBB) terjadi di Pasar Jibama, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Jumat (23/08). Polisi menyatakan, seorang anggota KKB tewas dalam kontak senjata ini, seorang anggota polisi dan satu warga sipil juga terluka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyatakan anggota KKB yang tewas diketahui bernama Lusia Wandik (27) warga Jayawijaya, yang tertembak di bagian tangan dan perut.

Menurutnya, anggota KKB ini ditembak aparat keamanan saat berupaya kabur menggunakan kendaraan roda empat. Sebelu yang bersangkutan ditembak, terlebih dahulu aparat keamanan menembakkan gas air mata dan mengelurkan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan.

“Dia lari ke mobil, dilakukan tembakan peringatan agar menyerahkan diri. Namun tidak diindahkan. Bahkan saat kapolres mendekat ke mobil hingga jarak lima meter, mereka masih menembak. Tembakan peringatan pertama dua kali dan tembakan peringatan kedua, dua kali. Setelah itu dilakukan penembakan ke arah mobil karena sudah diingatkan, tapi tidak diindahkan,” kata Kombes Pol A.M Kamal, Jumat (23/08).

Ia mengatakan, kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata terjadi ketika satu intel Polres Jayawijaya dan satu anggota polisi melaksanakan penyelidikan karena pada Kamis (22/08), ada tembakan di Wamena. Kepolisian mendapat informasi ciri-ciri pelaku penembakan dan mobil yang dikendarai.

“Ternyata mereka kelompok kriminal bersenjata. Setelah diketahui para KKB ini ada di pasar, anggota kami melapor kepada Kapolres,” ujarnya.

Ketika itu kata Kombes Pol AM. Kamal, Kapolres Jayawijaya, Dandim, Danyon, dan beberapa anggota yang melaksanakan patroli monitor situasi di Kota Wamena, jaraknya tak jauh dari pasar. Kontak senjata antara kedua pihak akhirnya tak terelakkan.

“Dari kontak tembak ini anggota kami terkena tembak di paha dan seorang warga, yang melakukan pengamanan di pasar tertembak di perut. Sementara empat dari lima anggota KKB yang membawa laras panjang, lari di belakang pasar karena tahu kedatangan Kapolres dan Dandim,” ucapnya.

Polisi menyebut, kelima orang kelompok kriminal bersenjata ini merupakan anggota kelompok pimpinan Eginaus Kogoya, yang selama ini berada di wilayah Kabupaten Nduga, Papua.

“Yang jelas ini kelompok Egianus. Penjaga pasar dan anggota kami yang tertembak masih dirawat di RSUD Jayawijaya,” katanya. (Arjuna/Redaksi)