Pertama Kalinya, Petugas Pos Kumbe dan Bian Ikut Upacara Hut Kemerdekaan RI di Distrik Malind

Pertama Kalinya, Petugas Pos Kumbe dan Bian Ikut Upacara Hut Kemerdekaan RI di Distrik Malind

Petugas pos Kumbe dan Bian serta dari Dinas Perhubungan Merauke sedang foto bersama | FOTO/IST

Metro Merauke – Untuk pertama kalinya, petugas penyeberangan pos Kumbe dan Bian mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 di Distrik Malind. Selain itu, petugas dari Kelapa Lima serta Tata Usaha (TU) Dishub Merauke.

“Jadi, jumlah seluruh  yang mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI  12 orang. Kami dari Kumbe empat orang. Sedangkan Bian hanya satu orang, sedangkan tiga lain tak sempat ikut. Satu lagi dari Kelapa Lima. Sisanya adalah staf TU Dishub Merauke,” ujar petugas Pos Kumbe, Corneles Upessy kepada Metro Merauke Rabu (21/8).

Dikatakan, selama ini, petugas Dishub baik di Kumbe maupun Bian, tak pernah mengikuti HUT Proklamasi RI di Distrik Malind. “Jadi, saya menginisiatifi untuk dimulai. Karena piring-makan kita ada di distrik ini,” ujarnya.

Dia mengaku, bersama rekan-rekan lain, bergabung dengan Korpri sekaligus mengikuti HUT di Distrik Malind dan sebagai inspekturnya adalah Wakil Bupati Merauke, Sularso.

Dikatakan, selain mengikuti upacara, petugas juga fokus melakukan pengaturan kendaraan, karena ada mobilisasi masyarakat dari sejumlah kampung seperti Kaiburse, Domande maupun Kurik. “Kami mengatur akses jalan agar dilewati masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebelum pelaksanaan HUT, ia bersama sejumlah rekan lain sudah berada di pos Kumbe. Sekaligus persiapaan untuk keesokan hari. “Malam itu saya coba buat lomba gaplek berhadiah di pos untuk teman-teman,” katanya.

“Respon masyarakat sangat tinggi, ketika kami terlibat secara langsung dalam pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI. Karena selama ini tak pernah dilaksanakan,” ujar dia.

“Keterlibatan kami mengikuti upacara, mendapat respon sangat positif dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke serta kepala bidangnya,” kata Upessy sambil menambahkan, saat upacara, dinas menurunkan satu unit Damri guna mengambil dan menghantar warga dari sejumlah kampung. (LKF)